Gedung FKIP UNS Terbakar, Pemadam Kebakaran Jebol Jendela untuk Evakuasi yang Terjebak di Lantai Dua

oleh
kebakaran fkip uns
Ruang pertemuan di Gedung A FKIP UNS yang terbakar Kamis (7/7/2022) pagi | MettaNEWS/Kevin Rama

SOLO, MettaNEWS – Gedung Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKPI) Universitas Sebelas Maret di kompleks kampus UNS Kentingan, Jebres, Solo, terbakar, Kamis (7/7/2022) pagi pukul 08.00 WIB. Beruntung, musibah itu diketahui awal, sehingga bisa dipadamkan dengan cepat. Hanya satu ruang pertemuan beserta isinya hangus.

Adalah Dekan FKIP, Dr Mardiyana yang pertama kali melihat kejadian itu. “Saya datang untuk memantau persiapan zoom meeting para pengawas PPG (Pendidikan Profesi Guru) di lantai II. Tapi melihat ada asap tebal di lantai I. Segera saya naik ke atas untuk minta peserta pertemuan keluar dari gedung,” ujar Mardiyana di tempat kejadian.

Pemadam Kebakaran Kota Solo pun cepat datang, karena pos utama mereka di Pedaringan hanya berjarak kurang dari 1 km dari Kampus UNS Kentingan. Pihak keamanan UNS pun segera memberi akses. Pintu gerbang belakang kampung  dibuka untuk memberi jalan kepada sekitar 8 armada mobil pemadam.

Saat petugas pemadam tiba, diketahui ada beberapa orang di lantai atas yang tidak bisa keluar gedung karena asap di bawah terlalu tebal. Akhirnya sejumlah petugas naik ke teras lantai dua menggunakan tangga lipat, lalu mendobrak jendela berterali besi lalu mengevakuasi beberapa orang.

Proses pemadaman saat kebakaran di Gedung A FKIP UNS, Kamis (7/7/2022) pagi | MettaNEws/Kevin Rama

Upaya menyelamatkan orang yang tertinggal di dalam gedung berlangsung mulus. Ada satu orang pria yang tampak histeris kemudian lepas, segera mendapatkan pertolongan tim medis PMI Solo. Selain itu, ada dua karyawan yang mengalami luka ringan.

Upaya pemadaman berlangsung kurang lebih 40 menit. Ketika api sudah padam, tampak ruang pertemuan tersebut sudah hangus sampai ke langit-langit ruangan. Kaca-kaca jendela pecah dan perabot di dalamnya tinggal arang.

Belum ada dugaan mengenai penyebab kebakaran. Namun, menurut seorang karyawan, di ruang itu banyak instalasi listrik, termasuk beberapa jalur kabel berada di bawah karpet. “Kalau korsleting kayaknya bisa langsung menimbulkan kebakaran,” katanya berspekulasi.