Showcase MBG II Ramaikan CFD Solo, Wali Kota Respati Tegaskan Komitmen Zero Accident Program Makan Bergizi Gratis

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS — Pemerintah Kota Surakarta kembali menggelar Showcase Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) II di halaman Graha Wisata Niaga kawasan Sriwedari, Minggu (10/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung bersamaan dengan Car Free Day tersebut menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk melihat langsung variasi menu, standar penyajian, hingga komposisi gizi dalam program MBG.

Sebanyak 24 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ikut ambil bagian dalam showcase tersebut dengan menampilkan berbagai contoh menu makanan bergizi. Selain itu, sekitar 2.300 kupon makanan juga dibagikan kepada masyarakat yang hadir di kawasan CFD Jalan Slamet Riyadi.

Wali Kota Surakarta Respati Ardi mengatakan, showcase MBG tidak hanya bertujuan memperkenalkan variasi menu kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ruang evaluasi untuk mendengar langsung tanggapan warga terhadap program tersebut.

“Acara ini menjadi ruang bagi kami untuk mendengar masukan dari masyarakat, baik soal variasi menu maupun tingkat penerimaan makanan. Masukan ini penting sebagai bahan evaluasi agar pelayanan MBG di Kota Solo terus membaik,” tutur Respati.

Ia menjelaskan, showcase menu MBG di Surakarta sudah dua kali dilaksanakan. Showcase pertama digelar di Loji Gandrung atau rumah dinas wali kota, sementara showcase kedua sengaja dibawa ke kawasan CFD agar masyarakat dapat melihat dan merasakan langsung layanan MBG.

Menurut Respati, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut penting untuk membangun transparansi dan kepercayaan publik terhadap program Makan Bergizi Gratis yang tengah dijalankan pemerintah.

Dalam kesempatan itu, Respati juga menegaskan komitmen Pemkot Surakarta untuk mewujudkan “Solo Zero Accident MBG”.

Komitmen tersebut dijalankan bersama Badan Gizi Nasional (BGN), Satgas MBG Solo, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, PKK, hingga berbagai stakeholder terkait.

“Solo sejak awal berkomitmen untuk menyukseskan Solo Zero Accident MBG. Kami akan tindak tegas SPPG yang nakal atau tidak memberikan layanan terbaik. Kalau ada keluhan, silakan laporkan. Akan kami tindak dan beri sanksi langsung,” tegasnya.

Sebagai bentuk pengawasan, Pemkot Surakarta akan melakukan inspeksi mendadak atau sidak secara rutin terhadap pelaksanaan program MBG. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan kanal aduan khusus bagi masyarakat jika menemukan persoalan dalam layanan MBG.

Respati menambahkan, selain pengawasan dan penindakan, Pemkot Surakarta juga akan memberikan penghargaan kepada SPPG yang mampu menjaga kualitas layanan dan menjalankan program dengan baik.

“Kami juga akan memberikan apresiasi dan award khusus bagi SPPG yang bekerja dengan baik. Jadi pengawasan tetap berjalan, tetapi yang berprestasi juga harus diberi penghargaan,” katanya.

Berbagai menu bergizi ditampilkan dalam showcase tersebut, mulai dari olahan ayam, sayuran, kentang, nasi, hingga lauk sehat lainnya. Masyarakat yang datang tidak hanya menerima makanan gratis, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai standar penyusunan menu, kandungan gizi, kualitas bahan baku, hingga tata kelola penyajian makanan.

Kegiatan tersebut mendapat perhatian besar dari masyarakat yang memadati kawasan CFD. Banyak warga tampak antusias melihat langsung contoh menu MBG sekaligus mencicipi makanan yang dibagikan oleh panitia.

Melalui Showcase MBG II, Pemkot Surakarta berharap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan aman, berkualitas, dan tepat sasaran. Transparansi dalam penyajian menu dan pengawasan layanan diharapkan mampu memastikan program tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak dan masyarakat Kota Solo.

Showcase ini juga menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan Pemkot Surakarta dalam menyempurnakan pelaksanaan MBG agar semakin diterima masyarakat dan mampu mendukung peningkatan kualitas gizi warga.