Bank Indonesia Identifikasi Uang Penjual Angkringan Korban Kebakaran Manahan, Dari Rp 5 Juta Selamat Rp 2,9 Juta

oleh

SOLO, MettaNEWS – Bank Indonesia (BI) bersimpati atas nasib naas yang menimpa Hasanudin. Penjual angkringan di bantaran rel kereta api di dekat Flyover Manahan Solo yang kehilangan uang tunai Rp 5 juta lantaran dilahap si jago merah pada Jumat (17/5/2024) malam.

Tim BI Solo kemudian mengunjungi kediaman Hasanudin untuk mengidentifikasi uang rusak atau terbakar yang masih dapat dilakukan penggantian. Hal ini sebagai upaya membantu secara psikologis korban kebakaran bahwa uang terbakar masih ada yang dapat ditukar dengan uang layak edar.

Identifikasi uang terbakar dapat dilakukan oleh BI Solo secara cepat dan mudah karena uang tersimpan dalam kondisi rapi.

Namun dari hasil identifikasi oleh pegawai BI Solo didapatkan bahwa uang terbakar yang dapat dilakukan penggantian sebesar Rp.2.911.000,-. Selebihnya sisa uang terbakar tidak dapat dilakukan penggantian karena tidak dapat teridentifikasi.

Kondisi uang tersebut diketahui telah menjadi abu dalam potongan kecil-kecil. Selanjutnya uang yang sudah teridentifikasi akan ditukarkan di kantor BI Solo pada Senin (20/5/2024).

Bank Indonesia mengajak seluruh masyarakat Soloraya untuk menyimpan dana tabungannya di lembaga keuangan formal seperti Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat.

Hal ini dimaksudkan agar dana simpanan terjaga keamanannya, tidak rusak, dan dijamin oleh pemerintah. Di era digital saat ini, masyarakat yg memiliki tabungan di perbankan dapat dengan mudah bertransaksi secara non tunai, terutama transaksi melalui e-commerce dan sejenisnya.