SOLO, MettaNEWS – Sejumlah persiapan Hari Raya Iduladha 1443 H dilakukan panitia kurban di Masjid Agung Keraton Surakarta, Kamis (7/7/2022) pagi. Penyembelihan ini nantinya tak berlansgung terbuka. Sehingga persiapan penyembelihan sudah nampak dimatangkan.
Satu galian lubang untuk limbah penyembelihan di sisi utara Bangsal Sekaten atau Pratongo telah rampung digarap. Kayu bakar juga telah disiapkan untuk nantinya digunakan sebagai pembakaran rebusan jeroan.
Di area yang sama dua tempat penjagalan sudah nampak dibersihkan. Akar pohon di sisi utara maupun selatan Bangsal yang sebelumnya belum dicabut juga telah dibersihkan. Nantinya sapi-sapi kurban Masjid Agung akan diltambatkan di sini.
Ketua Panitia Kurban Masjid Agung Keraton Surakarta, Muhammad Alip mengatakan nantinya Iduladha jatuh pada hari Minggu, (10/7/2022). Khawatir ada sapi yang terindikasi PMK, penitipan sapi di Masjid Agung Keraton tahun ini maksimal di H-1.
“Karena kondisi PMK kita harus menjaga nggak boleh terlalu lama sapi-sapi kita datangkan di sini kalau ada apa-apa malah lebih riskan. Siapa tahu 2-3 hari sampai sini ada yang bermasalah,” jelas Alip saat ditemui MettaNEWS di pelataran Masjid Agung Keraton Surakarta, Kamis, (7/7).
Saat penyembelihan nanti, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) akan datang mengawasi dan memonitoring penyembelihan. Sedangkan tata cara penyembelihan berdasar pada Fatwa MUI Nomor 32 Tahun 2022.
“Ada dari DKPP atau RPH kesini setiap tahunnya. Penyembelihan sesuai dengan fatwa MUI, kalau yang terindikasi PMK direbus 30 menit penanganannya. Ada perebusan jeroan badannya setelah dibersihkan kita rebus kita potong,” terangnya.
Dikatakan Alip, pemasangan tenda kurban akan dimulai pada Jumat, (8/7/2022) esok. Untuk tempat pengirisan daging dan tulang nantinya akan menggunakan di sisi utara Bangsal Sekaten.
“Penjagalan ada 2 kalau yang Bangsal khusus pengirisan daging tulang, kayu untuk perebusan dua dandang buat ngiris jeroan, bikin lubang kotoran, alat-alat datang Sabtu malam kan timbangan dan lain-lain,” bebernya.
Khusus daging sapi kurban Masjid Agung Keraton akan dibagikan ke wilayah Kauman RW 1. Pembagian daging kurban telah disesuaikan dengan panitia kurban di luar masjid agar lebih merata.
“Pembagian di plot dari jemaah Masjid Agung untuk karyawan dan warga Kauman. Kebetulan Masjid Agung dapat jatah wilayah lingkungan 1 RW 1, RW yang lain ada panitia lainnya sudah dizonasi biar semua merata kalau lebih baru bisa keluar utama Kauman,” tutupnya.








