BALI, MettaNEWS – CEO perusahaan otomotif Tesla, Elon Musk menjadi salah satu pembicara di rangkaian B20 Summit, yang merupakan bagian dari KTT G20 di Bali. Sayangnya, pembicara yang sangat ditunggu-tunggu itu batal mendarat di Indonesia dan hanya hadir secara virtual.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan, yang bertanggung jawab untuk mengoordinasikan persiapan KTT, mengatakan Musk tidak dapat hadir karena sedang mempersiapkan kasus pengadilan akhir pekan ini.
Namun sayangnya, bos perusahaan besar itu harus mengalami insiden kurang mengenakkan. Pasalnya listrik di kediamannya tiba-tiba mati saat dirinya akan mendapat giliran dan disorot menjadi pembicara KTT G20.
Sebelum terhubung ke acara, CEO baru Twitter itu pun muncul di ruangan gelap, sambil mengatakan pemadaman listrik terjadi di tempatnya. Penampilan pertama Musk mengundang gelak tawa hadirin di dalam ruangan.
Wajahnya, diproyeksikan jelas pada layar besar di atas aula. Ia pun tampak bersinar merah karena cahaya lilin. Musk mengatakan wajahnya tampak sangat aneh. Kendati demikian ia tetap melanjutkan tugasnya sebagai pembicara.
Ketika ditanya tentang opsi berbiaya lebih rendah soal mobil listrik untuk negara-negara berkembang seperti India dan tuan rumah G-20, Indonesia. Ia pun akan mempertimbangkan mobil listrik terjangkau atau lebih murah yang dapat ia buat.
“Kami berpikir bahwa membuat kendaraan yang jauh lebih terjangkau akan sangat masuk akal dan kami harus melakukan sesuatu,” kata Musk dilansir dari ABC (14/11).
Bicara soal Twitter
Musk juga menegaskan kembali keinginan untuk secara signifikan meningkatkan jumlah dan durasi penawaran video di Twitter Dengan demikian, platform dapat berbagi pendapatan dengan kreator konten. Namun, Musk tidak menjelaskan lebih lanjut rencananya itu.
Curhat beban kerja meningkat
“Beban kerja saya baru-baru ini meningkat cukup banyak,” katanya sambil tertawa mengacu pada kesepakatan Twitter. “Maksudku, oh, bung. Saya memiliki terlalu banyak pekerjaan di piring Saya, itu sudah pasti.”
Pesan untuk generasi muda
Sejalan dengan itu, Musk menyampaikan pesannya kepada generasi muda yang ingin meniru kesuksesannya, agar berhati-hati dengan apa yang mereka inginkan itu.
“Hati-hati dengan apa yang Anda inginkan. Saya tidak yakin berapa banyak orang yang benar-benar ingin menjadi saya. Mereka ingin menjadi apa yang mereka bayangkan menjadi saya, yang tidak sama. Maksudku, jumlah yang aku siksa sendiri, adalah level selanjutnya, terus terang,” ujarnya.







