Tiga Hari Pencarian, Jenazah Petani yang Hanyut di Kali Candi Ditemukan 100 Meter dari Lokasi

oleh
oleh
Ilustrasi evakuasi jenazah di sungai | dok Basarnas

BLORA, MettaNEWS – Pencarian terhadap Sulastri (45), petani yang tersapu banjir bandang di kali kecil di Desa Candi, Kecamatan Todanan Kabupaten Blora, membuahkan hasil. SAR gabungan menemukan jenazah korban hanya 100 meter dari tempatnya tenggelam, Jumat (2/12/2022) siang.

Seperti diberitakan, musibah menimpa tiga orang petani warga Desa Candi, Selasa (29/11) lalu. Sulastri Bersama Ali Rifai (55) dan Siti Mariam (38) sore itu hendak pulang setelah bekerja di sawah. Mereka menyeberangi Kali Candi yang lebarnya hanya tiga meter dengan kedalaman biasa sekitar 50 cm.

Namun, saat itu sungai tengah meluap dan berarus kuat. Mereka terseret arus kemudian tenggelam. Jenazah Ali Rifai dan Siti Mariam ditemukan malam itu juga setelah air surut. Namun Sulastri masih hilang, sehingga kejadian itu dilaporkan sampai Kantor SAR Semarang.

“Kami merespons laporan itu dengan mengirim tim dari Unit Siaga SAR Rembang, kemudian pencarian dilakukan bersama dengan relawan dan aparat instansi lain,” tutur Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto.

Koordinator Unit Siaga SAR Rembang Achmad Nur Zain membagi tim pencari menjadi dua SRU (Search And Rescue Unit). Kedua tim menyusur kali ke arah hilir hingga jarak 5 km.

Dan, ternyata pencarian itu baru berhasil pada Selasa pukul 09.00. Jenazah Sulastri ditemukan hanya berjarak kira-kira 100 meter dari tempatnya tenggelam.

“Dengan ditemukannya jenazah korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai. Terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung,” ucap Heru Suhartanto.