Tiga Petani di Blora Terseret Arus Kali Candi saat Pulang dari Sawah, 2 Tewas 1 Hilang

oleh
oleh
basarnas kali candi
Pencarian korban tenggelam di Kali Candi, Blora | dok Humas Basarnas

BLORA, MettaNEWS – Tiga orang petani di Desa Candi, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora hanyut dan tenggelam saat mereka menyeberang Kali Candi yang tengah meluap. Dua orang dari mereka ditemukan tewas, sedangkan satu lagi masih dalam pencarian hingga saat ini.

Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto dalam siaran pers mengatakan, musibah itu terjadi Selasa (29/11) sore, dan sampai hari ini SAR gabungan masih mencari seorang korban yang belum ditemukan.

Identitas korban adalah Ali Rifai (55), Siti Mariam (38) dan Sulastri (45). Ali dan Siti ditemukan pada hari kejadian oleh warga dalam keadaan tewas. Sedangkan Sulastri masih dalam pencarian.

Kronologi kejadian, menurut Heru Suhartanto, ketika korban sekitar pukul 17, hendak pulang dari sawah. Saat menyeberang Kali Candi yang sedang meluap, mereka terseret arus dan tenggelam.

“Dalam kondisi normal, kedalaman air di Kali Candi seperti sekarang ini hanya lebih kurang 50 cm dengan lebar 3 meter. Namun saat itu meluap lebih dari satu meter dan arusnya sangat kuat,” bebernya.

Basarnas kemudian memerintahkan Koordinator Unit Siaga SAR Rembang Achmad Nur Zain memberangkatkan tim rescue untuk melaksanakan misi SAR.

“Upaya pencarian tim SAR gabungan dibagi menjadi 2 tim, yang satu menyisir sungai hingga 5 km, satunya lagi menggunakan perahu karet,” imbuhnya.