SOLO, MettaNEWS – Pemerintah Kota Solo bersama Kementerian PUPR membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di dua jembatan layang atau flyover Manahan dan Purwosari.
JPO ini merupakan fasilitas yang dapat memudahkan pejalan kaki, pesepeda maupun penyandang disabilitas yang hendak menyeberangi jalur rel kereta api di sekitar flyover. Dengan JPO ini mobilitas warga yang sebelumnya belum terakomodasi lewat kedua flyover tersebut pun akhirnya bisa terpenuhi.
Kepala DPUPR Solo, Nur Basuki mengatakan saat ini Pemkot Solo baru membangun satu JPO Manahan yang menghubungkan Jalan Sam Ratulangi dan Jalan Hasanudin. Sudah mulai sejak November 2022, kini pembangunan JPO Manahan sampai pada tahap erection atau pemasangan besi baja.
“Dengan adanya persilangan kereta api ini maka JPO bisa jadi akses warga. Ini juga JPO-nya ada di atas jaringan kabel perlintasan kereta api, jadi fungsinya lebih spesifik untuk menyeberangi rel. Harapannya warga bisa pakai untuk menyeberang bukan untuk selfie,” terang Basuki, Selasa (31/1/2023).
Perbedaan Jembatan Penyeberangan Orang Manahan dan Purwosari
Basuki menuturkan JPO Manahan dan Purwosari miliki perbedaan pada fungsi. Yang mana JPO Manahan khusus untuk penyeberangan orang saja. Sedangkan JPO Purwosari juga bisa untuk barang seperti sepeda dan kursi roda.
“Yang Manahan hanya untuk menyeberang tapi kalau JPO Purwosari bisa untuk pejalan kaki, disabilitas, pesepeda dan barang tapi terbatas,” tutur Basuki.
Terkait pembangunan JPO utara flyover Purwosari, Basuki mengatakan akan memulai pembangunan usai JPO Manahan rampung.
“Belum kita bangun, Manahan dulu kita koordinasikan dengan Kementerian PUPR. Antusiasme masyarakat terhadap JPO ini juga tinggi jadi diharapkan kehadirannya bisa bermanfaat,” katanya.








