JPO Manahan Solo Rampung Akhir Maret, Warga Tidak Perlu Memutar Jauh Lewat Flyover

oleh
JPO Manahan
JPO Manahan Jalan Hasanudin selesai pada Maret 2023, Kamis (23/2/2023) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Proyek Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Manahan akan selesai pada akhir Maret 2023. Saat ini progres JPO yang menghubungkan Jalan Hasanudin dengan Jalan Sam Ratulangi ini telah mencapai 94 persen.

JPO ini merupakan solusi bagi pejalan kaki dan pesepeda yang sebelumnya harus memutar jauh melewati Flyover Manahan. Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (DPUPR) Solo, Joko Supriyanto mengatakan pembuatan JPO Manahan ini dibuat dengan Detail Engineering Design DPUPR.

Proyek ini menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) senilai Rp 4 miliar.

“Untuk JPO Manahan tugas DPUPR Surakarta adalah penyusunan DED, dokumen UKL-UPL, dokumen andalalin dan sosialisasi. Untuk fisik kontruksi dan konsultan pengawas dari APBN Kemenhub Ditjen Perkeretaapian,” kata Joko kepada MettaNEWS Kamis (23/2/2023).

Selain DED, DPUPR juga membuat dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL). Termasuk JPO Purwosari.

JPO Manahan Solusi Bagi Pejalan Kaki Melewati Perlintasan Kereta Api

Sebelumnya, Kepala DPUPR Solo, Nur Basuki mengatakan pembangunan JPO Manahan ini sudah mulai sejak November 2022.

“Dengan adanya persilangan kereta api ini maka JPO bisa jadi akses warga. Ini juga JPO-nya ada di atas jaringan kabel perlintasan kereta api,” terang Basuki.

Basuki menjelaskan fungsi JPO dapat membantu masyarakat melintasi rel kereta api dengan selamat. JPO Manahan juga miliki fasilitas berupa penerangan yang akan menyala saat malam hari.

“Jadi fungsinya lebih spesifik untuk menyeberangi rel. Harapannya warga bisa pakai untuk menyeberang bukan untuk selfie,” kata Basuki.

Pantauan MettaNEWS, struktur utama jembatan itu kini telah selesai seluruhnya. Beberapa pekerja nampak juga telah menyelesaikan pemasangan bondek, pembesian, hingga pengecoran lantai jembatan, tangga, dan ram masing-masing sisi jembatan.

Tahap terakhirnya tinggal pemasangan struktur membran dan membran atap JPO dengan panjang 27 meter dan lebar 5 meter tersebut. Dengan membran ini pengguna JPO akan tetap aman dari panas maupun hujan. Selain itu membran tersebut juga mampu menahan beban hingga 2 ton. Maka keselamatan penyeberang pun tentunya terjamin.