Asosiasi Pekerja Televisi Dukung Capres Moeldoko dan Cawapres Gibran Rakabuming

oleh
Moeldoko
Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko | dok KSP

JAKARTA, MettaNEWS – Kepala Staf Presiden, Jenderal Purn Moeldoko bukan salah satu figur yang dicalonkan sebagai presiden oleh partai politik. Meski demikian, Asosiasi Pekerja Televisi membuat pernyataan aspirasi mereka untuk mendukung Moeldoko sebagai capres, bersanding dengan Gibran Rakabuming Raka.

Dalam siaran pers kepada MettaNews, Rabu (18/10/2023) Ketua Asosiasi Pekerja Televisi C Nazirun mengungkapkan aspirasi dari puluhan ribu pekerja televisi di seluruh Indonesia.

“Kami mendapat masukan dan mengamati aspirasi masyarakat luas, terutama yang berkaitan dengan dunia televisi. Yakni, pemirsa, pemilik dan pekerja production House (PH), dan para pengisi acara televisi dari berbagai profesi seperti narasumber berita, talkshow, artis, pelawak, selebritis, hingga para pembawa acara,” paparnya.

Nazirun menyebut, masyarakat banyak yang jenuh dengan calon-calon presiden dan wakil presiden yang telah ataupun akan mendeklarasikan diri bersama partai-partai politik pengusungnya..

“Ini menunjukkan ada keraguan besar terutama terhadap ketiga calon presiden karena ketiganya punya rekam jejak kurang baik. Detilnya sudah banyak dibahas kekurangan tersebut, kami tak mengungkapkan lagi,” lanjutnya.

Menurut Nazirun, terlalu besar risiko mempertaruhkan masa depan bangsa dan negara kepada capres yang sudah diajukan partai-partai politik itu.

Para capres yang ada sekarang ini, adalah jalan buntu untuk membawa Indonesia menjadi negara yang makmur, sejahtera, aman, damai, dan maju. Untuk itu, perlu terobosan, break through.

“Kajian kami sampai pada satu pasangan calon yang dari segala segi jauh lebih tepat, yang terbaik: Moeldoko dan Gibran! Itulah dasarnya hari ini, saya menyampaikan Asosiasi Pekerja Televisi mengajukan Bapak Moeldoko sebagai Calon Presiden dan Mas Gibran Rakabaning Raka sebagai Calon Wakil Presiden,” cetusnya.

Nazirun pun berharap, aspirasi mereka mendapat perhatian Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dapat mendengar aspirasi ini.