SOLO, MettaNEWS – Menjelang peringatan Hari Jadi Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta ke-80, Wali Kota Solo Respati Ardi bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surakarta melakukan ziarah ke makam sejumlah wali kota pendahulu, Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan atas jasa para pemimpin yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kota Solo.
Ziarah yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Pemkot Solo ke-80 itu diawali dengan kunjungan ke makam Wali Kota Solo pertama, R.T. Sindoeredjo, yang berada di Kampung Sewu.
Selanjutnya, rombongan melanjutkan ziarah ke makam Wali Kota Surakarta periode 2000–2005, Slamet Suryanto, di TPU Bonoloyo, Banjarsari; makam Wali Kota Surakarta periode 1980–1985, Soekatmo, di Astana Bibis Luhur, Nusukan; makam Wali Kota Surakarta periode 1995–2000, Imam Soetopo, di Astana Utara Nayu, Nusukan; serta makam Penjabat Wali Kota Surakarta periode 5 Agustus hingga 30 Desember 2015, Budi Suharto, di TPU Pracimaloyo, Makamhaji.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani, Sekretaris Daerah Kota Surakarta Budi Murtono, Ketua DPRD Kota Surakarta Budi Prasetyo, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Surakarta.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan, ziarah ke makam para wali kota terdahulu merupakan penanda dimulainya rangkaian peringatan Hari Jadi Pemkot Solo ke-80 yang akan diperingati pada 16 Juni mendatang.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga bentuk penghormatan kepada para pemimpin yang telah meletakkan fondasi pembangunan Kota Solo hingga menjadi seperti saat ini.
“Ini bentuk penghormatan kami sebagai penerus kepada para leluhur dan pendahulu kami. Kami yakin seluruh wali kota sebelum kami memiliki kontribusi besar. Kami meneladani itu dan siap melanjutkan perjuangan dalam melayani masyarakat,” kata Respati.
Ia menilai para wali kota terdahulu telah memberikan warisan berharga berupa semangat pengabdian dan dedikasi dalam membangun Kota Bengawan. Karena itu, jajaran Pemkot Surakarta saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan tersebut melalui pelayanan publik yang semakin baik.
Respati menegaskan, peringatan Hari Jadi Pemkot Solo ke-80 harus menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh aparatur pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Saya berkomitmen untuk terus berbenah dan bergerak bersama-sama dalam melayani masyarakat dengan baik. Pemerintah Kota Surakarta akan terus berupaya memberikan pelayanan yang prima serta mewujudkan kota yang nyaman bagi setiap orang,” ujarnya.
Melalui ziarah tersebut, Pemkot Surakarta berharap semangat pengabdian para pemimpin terdahulu dapat terus menjadi inspirasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik serta pembangunan yang berkelanjutan bagi Kota Solo.








