SOLO, MettaNEWS – Lampion Dewa Uang menyala di bundaran Jalan Jenderal Sudirman atau tepatnya di depan Balai Kota Solo, Sabtu (7/1/2023) malam. Beda dengan yang lain, lampu yang terpasang di bagian uang dapat menyala secara bergantian.
“Dewa Uangnya juga kita ganti baru, kalau dulu hanya gerak-gerak dan sering macet kali ini Dewa Uangnya kami atur dengan sedikit elektronik, jadi uangnya bisa turun ke bawah bergantian nyalanya jadi ini betul-betul kami membuat beberapa inovasi,” ujar Ketua Panitia Imlek Sumartono Hadinoto.
Perayaan Imlek di Kota Solo Sebulan Lebih
Selama sebulan lebih ribuan lampion Imlek akan menyala hingga perayaan Cap Go Meh pada 5 Februari 2023.
“Dinyalakan sampai di atas jam 10 malam tergantung audience para pengunjung yang mau berswafoto menikmati malam kita usahakan sampai malam,” ujarnya.
Ketimbang wilayah lain, perayaan Imlek di Kota Solo lebih meriah. Soal spot foto, Kota Solo menyuguhkan berbagai spot menarik sperti 5 ribu lampion, lampion 12 shio, Dewa Uang, master kelinci, Budha Ketawa hingga keluarga Kelinci tentunya menambah kemeriahan Imlek 2023 di Kota Solo.
“Kami belum lihat di kota lain karena kami memasang lampion seperti yang beda, lampionnya nyala gantian secara mekanik dan bisa gerak dan karakternya sesuai zodiak Cina,” ujarnya.
Tahun Baru Cina kali ini Solo juga akan bertabur acara. Acara besar seperti rangkaian Grebeg Sudiro hingga Cap Go Meh akan mewaranu Kota Solo sejak Januari hingga pekan pertama Februari.
“Pemasangan lampion bermitra dengan panitia Grebeg menyalakan kembang api pada malam Imlek, tanggal 21 Januari malam Minggu ada kembang api pergantian tahun baru Imlek jam 00.00 WIB,” katanya.
“Ditutup kirab barongsai yang kami rencanakan Sabtu karena kalau Minggu semua toko tutup, kita rencanakan Sabtu tanggal 4 Februari. Terakhir di tutup perayaan Cap Go Meh di Balai Kota,” tukasnya.







