SMPN 24 dan 25 Surakarta Buka Kelas Program Khusus, Wali Kota Respati Sebut Investasi Pendidikan Berkualitas

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Pemerintah Kota Surakarta melalui SMP Negeri 24 Surakarta dan SMP Negeri 25 Surakarta akan membuka Kelas Program Khusus pada Pendaftaran Murid Baru tahun ajaran 2026. Program ini dirancang untuk mengembangkan potensi siswa berprestasi melalui metode pembelajaran modern berbasis STEAM dan moving class.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menyebut program ini sebagai bentuk investasi pendidikan berkualitas untuk mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing global.

“Kelas Program Khusus di SMP 24 dan 25 ini adalah investasi pendidikan berkualitas untuk anak-anak kita,” jelas Respati.

Ia menyampaikan, program tersebut bertujuan mengoptimalkan potensi siswa sesuai bakat dan minat masing-masing, sekaligus menata jenjang pendidikan agar lebih terarah. Program ini juga diharapkan dapat menjadi jembatan bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah unggulan, termasuk sekolah berstandar internasional seperti Sekolah Garuda yang mengadopsi sistem International Baccalaureate (IB) dan membuka peluang beasiswa LPDP.

Kelas Program Khusus ini menerapkan sistem pembelajaran moving class, di mana siswa berpindah ruang kelas sesuai mata pelajaran yang dipelajari. Selain itu, program ini ditujukan bagi siswa dengan kecerdasan, bakat istimewa, serta prestasi akademik maupun non-akademik.

Respati juga menegaskan bahwa program ini merupakan upaya menjawab tantangan agar sekolah negeri mampu bersaing dengan sekolah swasta. Peningkatan kualitas tidak hanya dilakukan dari sisi kurikulum, tetapi juga melalui penguatan kompetensi guru.

Kuota awal Kelas Program Khusus ini ditetapkan sebanyak 150 siswa dengan pembagian tiga rombongan belajar di masing-masing sekolah. Proses seleksi akan dilakukan secara ketat, meliputi tes akademik, kesamaptaan, psikotes, hingga wawancara orang tua.

“Sementara kita buka kelas dulu. Jika berjalan optimal, ke depan akan kita perluas kapasitasnya,” imbuhnya.

Dengan hadirnya program ini, Pemerintah Kota Surakarta berharap dapat menghadirkan ekosistem pendidikan yang lebih adaptif, kompetitif, dan mampu menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan global.