SOLO, MettaNEWS – Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, memberi materi pembekalan untuk Finalis Putra Putri Solo tahun 2022 di Manganti Praja, Rabu (28/7/2022). Dalam acara tersebut, Gibran memberikan arahan agar para finalis bisa memanfaatkan sosial media khususnya dalam mempromosikan event-event yang ada di Kota Surakarta seperti ASEAN Para Games, Konser Dream Theater, bahkan G20 Wellness Tourism.
Gibran juga memberikan jawaban atas pertanyaan dari beberapa perwakilan Putra Putri Solo 2022. Salah satu pertanyaan mengenai bagaimana cara meningkatkan engagement sosial media untuk akun di bawah 100k followers.
“Jadi memang yang paling penting engagement dan attraction ya kalau followersnya masih sedikit pun kalian masih bisa ngejar itu kok. Jadi yang penting postingan kalian konsisten,” jawab Gibran.
Pertanyaan selanjutnya yang diajukan oleh salah satu Finalis PPS lainnya yaitu mengenai jamu yang dimodifikasi dengan minuman kekinian.
“Boleh, sekarang ini kan makin banyak jamu yang dicampur kopi dan itu nggak masalah. Makanan tradisional, minuman tradisional yang di-modern-kan biar penetrasi ke anak mudanya lebih mudah.”, jawab Gibran.
Gibran juga menjawab pertanyaan mengenai tips untuk anak muda dalam meningkatkan budaya literasi dengan meningkatkan minat baca khususnya anak-anak muda.
“Sekarang PR-nya termasuk kalian anak-anak muda dan pemerintah itu lebih menggenjot lagi literasi budaya, kita kan sangat kurang sekali itu. Ini tugas kalian, tugas kita bersama untuk meningkatkan lagi minat baca, karena minat baca kita masih sangat sangat kurang,” jawab Gibran.
Ketua Panitia Pemilihan Putra Putri Solo 2022 Febri Hapsari Dipokusumo menambahkan dari 85 peserta yang lolos seleksi awal disaring menjadi 40 peserta, 20 putra dan 20 putri yang mengikuti tes tertulis, tes publik speaking, tes minat bakat dan wawancara.
“Pembekalan lumayan panjang yakni selama 18 hari, dan ada pengunduran hari final yang awalnya 6 Agustus kita undur jadi 7 Agustus di halaman Balaikota. Diundur karena kami ingin mendukung penutupan ASEAN Para Games sebagai bentuk apresiasi kami,” ungkap Febri.

Febri menyebut marketing communication digital menjadi materi pembekalan utama pemilihan Putra Putri Solo tahun ini.
“Sesuai dengan arahan pak Walikota, generasi muda harus melek digital marketing communication, pentingnya membranding positif di era 4.0 ini,” tambah Febri.
Menghadapi kondisi yang masih belum sepenuhnya pulih dari pandemi ini, lanjut Febri, Haneteping Dharmaning Nagari menjadi tema PPS 2022.
“Maksud dari tema tersebut adalah supaya menepati sebuah janji. Akan ada fragmentasi sesuai tema yang bercerita tentang semangat pemuda untuk bergerak dalam kondisi apapun. Keadaan ini tidak bisa diratapi tapi disikapi, supaya anak-anak muda semangat bangkit membangun negara untuk kemajuan bersama,” pungkas Febri.








