UNISRI Dampingi UMKM Kerupuk di Sragen Go Digital, Dorong Pemasaran Lewat Media Sosial

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta  melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat mendampingi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kerupuk di Dusun Sambiroto, Desa Pare, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Sabtu (4/7/2026).

Mengusung tema “Optimalisasi Social Media Marketing sebagai Media Promosi Kerupuk Jari”, kegiatan tersebut menjadi langkah nyata UNISRI dalam membantu UMKM lokal beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, khususnya dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan perluasan pasar.

Dusun Sambiroto selama ini dikenal sebagai sentra produksi berbagai jenis kerupuk, mulai dari kerupuk jari, kerupuk perung, kerupuk warna-warni hingga kerupuk kotak. Namun, sebagian besar pelaku usaha masih mengandalkan pemasaran secara konvensional dengan jangkauan yang terbatas.

Melalui kegiatan pengabdian tersebut, para pelaku UMKM mendapatkan pembekalan mengenai strategi pemasaran digital, mulai dari pemanfaatan media sosial, penyusunan konten promosi, hingga praktik langsung membuat materi promosi untuk akun usaha mereka.

Ketua RT 07 Dusun Sambiroto sekaligus pelaku UMKM kerupuk jari, Sarwanto, mengapresiasi pendampingan yang diberikan UNISRI. Menurutnya, pemanfaatan media sosial menjadi peluang besar untuk memperluas pemasaran produk kerupuk yang selama ini dipasarkan secara tradisional.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pelaku bisnis kerupuk di dusun kami. Dengan media sosial, penjualan kerupuk jari bisa lebih luas. Sebelumnya sebagian besar masih dilakukan secara konvensional,” ujar Sarwanto.

Materi pelatihan disampaikan oleh tim pengabdian UNISRI yang dipimpin Andri Astuti Itasari. Ia menjelaskan bahwa media sosial kini menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan bisnis, termasuk bagi pelaku UMKM di pedesaan.

“Peran media sosial sangat penting dalam mengelola bisnis. Dengan pemanfaatan media sosial yang tepat, penjualan bisa meningkat dan pangsa pasar menjadi lebih luas untuk kerupuk jari, kerupuk perung, kerupuk warna-warni, kerupuk kotak, dan jenis kerupuk lainnya,” jelas Andri.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti sesi pemaparan materi, diskusi interaktif, hingga praktik membuat konten promosi sederhana. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kebutuhan pelaku UMKM terhadap pendampingan di bidang digital marketing.

Melalui kegiatan ini, UNISRI menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi atas tantangan yang dihadapi pelaku usaha.

Tim pengabdian berharap pendampingan tersebut mampu mendorong UMKM di Dusun Sambiroto menjadi lebih mandiri secara ekonomi, memperluas jangkauan pemasaran produknya, serta menjadi contoh keberhasilan digitalisasi UMKM di Kabupaten Sragen.