Kampung Inggris Solo Plus Jadi Ajang Asah Kepercayaan Diri dan Kompetensi Pelajar

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, mengapresiasi kontribusi Kampung Inggris Solo Plus dalam meningkatkan kualitas generasi muda melalui pendidikan nonformal yang tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga membangun karakter, kepercayaan diri, kreativitas, dan daya saing menghadapi tantangan global.

Apresiasi tersebut disampaikan Astrid saat menghadiri English Golden Show dalam rangka penutupan program Happy English Holiday 7 dan Happy Math Holiday 7 di Taman Cerdas Jebres, Surakarta, Sabtu (4/7/2026) malam.

Menurut Astrid, program tersebut menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris dan matematika sekaligus melatih keterampilan komunikasi, kreativitas, serta keberanian tampil di depan publik.

“Saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Kampung Inggris Solo Plus yang telah menyelenggarakan program yang sangat bermakna ini. Melalui Happy English Holiday dan Happy Math Holiday, anak-anak tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga rasa percaya diri, kreativitas, dan keterampilan komunikasi,” ujar Astrid.

Ia mengatakan, penguasaan bahasa Inggris kini menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda di tengah dunia yang semakin terhubung. Kemampuan tersebut membuka akses lebih luas terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, pendidikan, hingga berbagai peluang di tingkat internasional.

Sementara itu, pembelajaran matematika dinilai mampu membentuk pola pikir logis, kemampuan memecahkan masalah, serta ketelitian dalam mengambil keputusan.

Meski demikian, Astrid menegaskan bahwa kesuksesan seseorang tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik. Kemampuan beradaptasi, bekerja sama, berpikir kreatif, dan berkomunikasi secara efektif juga menjadi bekal penting menghadapi perkembangan zaman.

“Karena itu, program pendidikan nonformal seperti yang diselenggarakan Kampung Inggris Solo Plus memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan global,” katanya.

Pada malam puncak kegiatan, para peserta menampilkan berbagai pertunjukan berbahasa Inggris, mulai dari debat, pidato, pembacaan puisi, storytelling, role play, hingga penampilan menyanyi. Astrid menilai seluruh penampilan tersebut menjadi bukti keberanian sekaligus perkembangan kemampuan para peserta selama mengikuti program.

“Kepada seluruh peserta, saya bangga kepada kalian semua. Berdiri di atas panggung membutuhkan keberanian, berbicara dalam bahasa asing membutuhkan tekad, dan menyampaikan ide di depan banyak orang membutuhkan rasa percaya diri. Apa pun hasilnya, kalian patut bangga karena telah berani belajar, berlatih, dan menantang diri sendiri,” ujarnya.

Astrid juga memberikan apresiasi kepada para orang tua, tutor, dan penyelenggara yang telah mendampingi proses belajar para peserta hingga mampu menunjukkan kemampuan terbaik mereka di atas panggung.

Ia menegaskan Pemerintah Kota Surakarta berkomitmen mendukung berbagai program pendidikan, baik formal maupun nonformal, yang mampu memperkuat pengetahuan, keterampilan, dan karakter generasi muda.

“Kami percaya para pelajar hari ini adalah calon pemimpin, inovator, pendidik, pengusaha, dan agen perubahan di masa depan. Mari bersama-sama menciptakan lebih banyak kesempatan bagi anak-anak untuk belajar, bertumbuh, dan berkembang sehingga mampu bersaing di tingkat global,” pungkas Astrid.