Tenda Takjil Masjid Raya Sheikh Zayed Ambruk Diterjang Angin dan Hujan Deras

oleh
Tenda
Tenda takjil Masjid Raya Sheikh Zayed Gilingan Solo sisi selatan ambruk diterjang angin kencang, Jumat (31/3/2023) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Tenda takjil Masjid Raya Sheikh Zayed Gilingan Solo ambruk diterjang angin kencang disertai hujan derass, Jumat (31/3/2023) sekira pukul 12.30 WIB.

Menurut saksi mata, Tiwi Kartika menuturkan hujan deras mulai turun saat salat Jumat. Hujan deras disertai angin kencang kemudian merobohkan tenda dari sisi selatan.

“Awale ada awan putih terus hujan deras sama angin. Terus pas habis Jumatan ambruknya pelan-pelan. Tadi saya juga neduh di dalam masjid karena anginnya kencang banget,” ujar Tiwi.

Tidak ada aktivitas yang berlangsung ketika peristiwa ini terjadi. Sehingga tenda pun dalam keadaan kosong tidak ada orang.

“Tadi saya tanya sama petugasnya nggak ada orang. Alhamdulillah karena nggak ada kegiatan pada Jumatan semua. Sini kan biasanya buat pembagian takjil,” ujar penjual minuman tersebut.

Daniel Kristian, salah seorang warga yang tinggal dekat Masjid Zayed mengatakan hujan deras berlangsung selama kurang lebih 2 jam.

“Jam 12 an hujan gede langsung ambruk, anginnya besar sampai hujannya masuk. Nggak ada aktivitas. Pas ambruk saya nggak dengar suara keras. Nggak ada yang teriak juga. Hujan reda jam 2 nan. Beberapa hari ini banyak angin hujan angin,” ujar Daniel.

Pantauan MettaNEWS, beberapa petugas bersama warga lalu mengangkat puing-puing tenda takjil yang terbuat dari seng. Nampak kain penutup sekeliling tenda basah dan menutupi lantai halaman masjid.

Pembagian Takjil Tetap Berlangsung

Tenda pembagian takjil tersebut pembangunnya ada pada awal bulan suci Ramadan, Kamis (23/3/2023) lalu. Setiap harinya tenda ini membagikan 6.000 porsi takjil.

Asisten Direktur Operasional Join Komite Indonesia, Bagus Sigit Setiawan membenarkan tenda takjil sisi selatan ambruk pada siang ini. Bagus menuturkan pembagian takjil tetap berlangsung menggunakan tenda utara.

“Iya ambruk tenda yang selatan. Habis ini langsung kami benahi lagi terus supaya besok berfungsi lagi. Ini segera kami dirikan lagi supaya jemaah bisa iftar (buka puasa),” terang Bagus kepada MettaNEWS, Jumat (31/3/2023).

Pihaknya lalu mengerahkan petugas untuk membenahi tenda yang ambruk agar Sabtu (1/4/2023) esok bisa untuk menggelar pembagian takjil kembali.

“Buka bersama tetap jalan, pembagiannya tetap jalan. Kemudian dimaksimalkan di tenda yang masih ada yaitu tenda utara,” jelas Bagus.