Sistem Baru, Calon Anggota Orari Lokal Solo Tempuh Ujian Nasional di Atas Bus

oleh
Orari
Ujian Nasional yang digelar untuk calon anggota Orari Lokal Solo, Minggu (27/5/2023) | MettaNews/Ari Kristyono

SOLO, MettaNEWS – Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Yogyakarta, menggelar ujian nasional untuk calon anggota Orari (Organisasi Radio Amatir Indonesia) di Solo. Sebanyak 29 calon anggota mengikuti sistem ujian yang digelar dengan sistem baru.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Solo, Heny Ermawati membuka ujian yang berlangsung di Loji Gandrung, rumah dinas Wali Kota Solo, Sabtu (27/5/2023).

Heny mengungkapkan, menyambut baik ujian yang menurutnya, bisa menaikkan kompetensi para pehobi radio amatir.

“Orari semakin maju, dan bermanfaat untuk masyarakat luas,” tutur Heny mengungkapkan harapannya.

Kepala Bidang Organisasi Orari Lokal Solo, Heru Purwanto kepada MettaNews memaparkan, ujian dilakukan untuk mendapatkan lisensi Siaga atau pemula yang berlaku 5 tahun.

“Tidak semuanya orang baru sama sekali, beberapa anggota lama. Tapi karena aturan sekarang, lisensi mati sehari saja, maka harus ujian lagi. Ini sistemnya juga baru, tidak menggunakan kertas ujian seperti dulu. Semua peserta mengerjakan di komputer, jadi hasilnya langsung ketahuan. Sejauh ini lulus semua,” ujarnya.

Komputer itu dibawa tim penguji dalam sebuah bus yang parkir di halaman Loji Gandrung. Satu persatu calon anggota mengantre, mengerjakan soal, dan langsung mengetahui nilainya ketika selesai.

Heru menambahkan, pihaknya membekali para peserta ujian dengan pelatihan singkat. Materi pelatihan berkisar masalah teknis komunikasi radio dan kode etik.