SOLO, MettaNEWS – Organisasi Amatir Radio Republik Indonesia (Orari) lokal Surakarta menggelar rapat kerja, Minggu (23/7/2023). Event itu, Orari Solo sekaligus melantik pengurus tahun 2023-2026 dan melantik sejumlah anggota baru hasil ujian belum lama ini.
Dalam struktur kepengurusan yang baru, posisi Ketua kembali dijabat oleh Sumartono Hadinoto.
Berikut susunan pengurus selengkapnya:
Dewan Pengawas dan Penasihat
Ketua merangkap anggota: Pendi Sinarwan (YB2BNP)
Sekretaris merangkap anggota: Moeljo Soehendro (YB2CR)
AnggotaL Sugeng Wiyono (YB2BOT), H Mohammad Hadi (YC2FKE), Yahya Zakaria (YB2CAR), Z Abdi (YB2CMC) dan Sunarto (YB2CIA).
Pengurus Inti
Ketua: Sumartono Hadinoto (YCBOF)
Wakil Ketua Nurman Budi Prihanto (YC2PVE)
Kabid Organisasi: Heru Purwanto (YC2DDX)
Kabid Operasi dan Teknik: Elfi Husaini (YD2RES)
Sekretaris: Agus Sri Hartantyo (YB2PBB)
Wakil Sekretaris: Andreas Bayu Krisnadi (YC2JTA)
Bendahara: Katidjan Sentoosa (YC2CAN)
Wakil Bendahara: Maria Anna Tartantu (YD2KGB)
Pengurus Kelengkapan
Kabag Keanggotaan (YD2NAS)
Kabag Pendidikan dan Pelatihan: Nanung Sundoko (YC2GAG)
Wakil Kabag Diklat: Istichomah (YD2BQS)
Kabag Operasi: Iskandar (YG2BHH)
Wakil Kabag Operasi: ICB Eko Setyo Winanto (YG2ALO)
Kabag Teknik: Andre Alexis (YD2NYO)
Wakil Kabag Teknik: Yoseph Budi Rianto (YD2PRL)
Kabag Inventaris: Refki Saputro (YC2EOF)
Kasi Core dan Dukom: Elifas Sumarsono (YD2FWF)
Wakil Kasi Core dan Dukom: Agus Budi Santoso (YD2DMU)
Kasi NCS: Bambang Suranto Kurniawan (YD2AXD)
Wakil Kasi NCS: Kristin Tri Artati (YD2LEG)
Kasi Club Station: Hendro Bagus Prasetyo (YD2ECH)
Wakil Kasi Club Station: Herlambang Agus Prasetyo (YD2PTC)
Penanggung Jawab Repeater: Tri Adi Kustanto (YC2NLA)
Urusan Dana Usaha: Dasa Saputra (YC2OKI), Agus Rudyanto (YB2RX), Hesty Retnaningsih (YD2FWW), Dudik Fahrudin (YD2BRC), H Tamam (YD2TMM0, Trimono (YG2BAV).
Orari Solo Tetap Rangkul Boyolali, Sukoharjo dan Wonogiri

Dalam rapat kerja yang berlangsung di Gedung Mer-C Rumah Sakit UNS, berbagai permasalahan terungkap dalam forum. Beberapa permasalahan tersebut di antaranya, soal donasi dan persoalan keanggotaan Orari Lokal Surakarta.
Tentang donasi anggota, akhirnya forum memutuskan tetap Rp 25.000 setahun. Dengan masa berlaku IAR yang 5 tahun, maka menjadi Rp 125.000 dengan catatan sebaiknya dibayarkan sekaligus.
Mengenai keanggotaan, forum memutuskan anggota yang berasal dari Kabupaten Sukoharjo, Wonogiri dan Boyolali, bisa tetap bergabung dengan Kota Solo. Masalahnya, wilayah-wilayah itu menyatakan bergabung dan hingga kini belum mencabut penggabungan.
Masih ada beberapa permasalahan dan usulan lain mengemuka. Seperti rekomendasi untuk kenaikan jenjang, hingga usulan untuk menjadikan IAR (Izin Amatir Radio) berlaku seumur hidup.
Sementara itu, Ketua Sumartono Hadinoto dalam sambutannya menyebut Orari sebagai organisasi pehobi komunikasi radio dan teknik elektronika akan tetap berada di jalurnya.
“Tidak mudah, karena saat ini banyak krisis menimpa organisasi lain. Namun kita tetap akan menjaga Orari agar tetap hidup dan bermanfaat bagi masyarakat. Kita tidak mengejar kuantitas, tapi harus tetap berkualitas,” tandasnya.
Terakhir, musyawarah juga melantik 29 anggota hasil ujian nasional di Loji Gandrung, Solo, tanggal 27 Mei 2023 lalu.
Ujian di Loji Gandrung merupakan yang pertama kali digelar secara digital. Balai Monitor Kominfo, hadir dengan bus dan perangkat komputer khusus. Para peserta ujian langsung dapat mengetahui hasilnya setelah ujian.
“Salah satu yang anggota baru yang terjaring dari hasil ujian nasional di Loji Gandrung, adalah Prof Dr Hartono (YD2BKA), guru besar UNS yang juga Direktur Rumah Sakit UNS ini. Itulah kenapa hari ini kita bisa menggelar rapat kerja di RS UNS, karena atas seizin beliau,” tutur Sumartono.








