PT Sha Solo Sedekahkan Uang Rp 500 Juta, Ribuan Warga Berebut

oleh
Antre
Ribuan warga antre masuk ke dalam Rumah Sedekah Dhuafa PT Sha untuk mendapat uang Rp 100.000, Jumat (2/12/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Ada pemandangan berbeda di Rumah Sedekah Dhuafa yang terletak di sebelah Timur Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo hari ini, Jumat (2/12/2022). Ribuan orang nampak berdesak-desakan untuk masuk ke dalam sembari membawa KTP.

Masyarakat dari berbagai kalangan tua maupun muda ikut dalam barisan di sepanjang Jalan RM Said hingga Jalan MT Haryono Manahan Solo. Antrean ini terpantau sudah terjadi sejak pagi sekira pukul 09.00 WIB.

Usut punya usut, ribuan warga ini berkumpul untuk mendapat uang Rp 100.000 yang dibagikan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 PT Sha Solo.

Ditemui di sela-sela pembagian, Direktur Pemasaran PT Sha Solo, Aris Nuryanto mengatakan donasi berupa uang total Rp 500 juta ini merupakan upaya syukur PT Sha yang telah menginjak usia 7 tahun.

“Dalam rangka ulang tahun PT Sha ke-7 kami ingin berbagi bersama. Kupon yang dibagikan kurang lebih 4 ribu, targetnya maksimal hari ini jam 4 ada 5 ribu orang, satu orang Rp 100 ribu,” ujar Aris.

Di samping PT Sha juga terus mengadakan sedekah makanan untuk dhuafa sebanyak 1000 hingga 2000 porsi setiap harinya kecuali hari Minggu. Aris berharap sedekah uang ini dapat berjalan setiap tahunnya.

“Harapannya masih banyak warga yang membutuhkan sedekah khususnya di sini kami ingin bergembira dengan banyak orang sehingga kita ingin terus berbagi,” tuturnya.

Kegiatan ini menimbulkan keramaian yang luar biasa. Semakin sore jumlah warga yang antre terus bertambah. Hal ini membuat jajaran Polresta Surakarta turun tangan. Baik untuk mengatur kepadatan antrean maupun arus lalu lintas yang melewati jalan tersebut.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Iwan Sektiadi mengatakan pihaknya melakukan pengamanan di kedua sesi. Sesi pertama saat pagi hari sebelum salat Jumat dan sesi kedua setelah salat Jumat ditunaikan atau sekitar pukul 12.30 WIB.

Di luar prediksi ternyata animo masyarakat luar biasa tadi memang sudah dibuka pertama kurang lebih 1.500 an yang antre, setelah salat Jumat dibuka lagi, yang tadi pagi sudah dapat mungkin menyampaikan ke rekan-rekan dan animonya luar biasa dan alhamdulillah kita bisa tangani,” ujarnya.

Pihaknya bekerjasama dengan penyelenggara untuk mengatasi kejadian yang tidak diinginkan dengan mengimbau kepada masyarakat agar tetap sabar, tertib dan kondusif.

“Yang namanya masyarakat  ada pembagian makanan, disertai sejumlah uang tentunya mereka sangat senang sehingga berduyun-duyun ke lokasi ini. Tuan rumah juga menyediakan stok yang cukup banyak untuk makanan dan uang yang akan dibagikan jadi sampai sekarang masih antre tidak ada kendala,” jelasnya.

Kombes Pol Iwan menyebut pihaknya menyiapkan personel untuk memberikan pertolongan kesehatan apabila ada warga yang kelelahan saat antre.

“Di tengah-tengah antrean ada yang menyampaikan kalau ada yang capek, kita keluarkan dadi barisan, kita tepikan, yang butuh pertolongan medis ya kita bawa tapi nggak ada tadi,” jelas Kombes Pol Iwan.

Pihak penyelanggara telah menetapkan ketentuan waktu pembagian yakni hanya sampai jam 16.00 WIB. Begitu waktu menunjukkan angka tersebut penyelenggara tegas menghentikan sedekah.

“Tadi panitia menginfokan cukup tidak cukup jam empat ditutup, jadi meskipun ada banyak antrean mereka tetap disiplin sesuai rencana,” tukasnya.