SOLO, MettaNEWS – Malam Grand Final Putra Putri Solo 2023 di studio rekaman Lokananta diwarnai insiden listrik padam, Selasa (15/8/2023).
Insiden ini terjadi usai penyerahan piala dan slempang Juara III Putra Putri Solo 2023 kepada finalis putri nomor 7 Fitri Indriani Suroto dan finalis putra nomor 6 Muhammad Rizqon Nafi.
Menuju pengumuman Juara II Putra Putri Solo 2023 tiba-tiba lampu sorot panggung padam secara perlahan. Namun MC yang memimpin acara tetap melanjutkan pengumuman hingga terpilih finalis putri nomor 6 Rosa Mystica Kartika Putri Wardani dan finalis putra nomor 7 Fauzan Rizki Irvanza.
Saat penyerahan piala dan slempang juara panggung dan tempat duduk penonton sudah gelap gulita. MC kemudian mengulur waktu menunggu listrik kembali menyala untuk memasuki sesi crowning atau penobatan Juara I Putra Putri Solo 2023.
Setelah beberapa saat panggung dalam keadaan gelap gulita, lampu sorot kemudian menyala. Penobatan berlanjut, MC membacakan finalis yang terpilih sebagai Juara I Putra Putri Solo 2023.
Di mana finalis putri nomor 10 Chairunisa Ardelia Kusumastuti dan finalis putra nomor 9 Wimbi Praska Dewangga (Putra) terpilih sebagai Juara I Putra Putri Solo 2023.
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan sang istri yang juga Ketua PKK Kota Solo, Selvi Ananda kemudian naik ke atas panggung untuk menobatkan kedua finalis sebagai Duta Wisata Kota Solo 2023. Hingga akhir acara listrik di venue Putra Putri Solo 2023 pun tetap padam.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo, Aryo Widyandoko mengatakan insiden ini terjadi lantaran kurangnya perhitungan daya dan durasi listrik yang dibutuhkan. Ia pun sangat menyayangkan insiden ini terjadi di ajang Duta Wisata Kota Solo yang untuk pertama kalinya digelar di Lokananta.
“Sangat disayangkan semuanya rancak jadi ketika mau penobatan itu malah mati listriknya. Sayang banget, dekor pembawa acara termasuk rangkaian acaranya juga bagus. Tak pikir itu tadi bagian dari trik tak pikir kejutan untuk juara 1 tapi kok lama sekali LED nya mati lampu mati,” ujar Aryo di DPRD Kota Solo, Rabu (16/8/2023).
Pihaknya akan mengevaluasi gelaran Putra Putri Solo 2023 agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa yang akan datang.
“Nanti ke depannya bisa dikoreksi untuk manajemen. Lampunya itukan sudah dipanjer dari siang, harusnya cukup untuk acara 3 4 jam tapi kepake buat lebih. Jadi harus kita perhitungkan ini jadi bagian evaluasi Putra Putri Solo ke depan. Kita lihat perkembangannya kan ini nanti Taman Balekambang juga sudah mau jadi dan tempat-tempat yang sudah jadi bisa kita pakai,” ujar dia.







