Seru! Penonton Bakal Flashmob Bareng Begawan Abiyasa di Malam Grand Final Putra Putri Solo 2023

oleh
Putra Putri Solo
Jumpa pers jelang malam grand final Putra Putri Solo 2023 di studio musik Lokananta, Solo, Senin (14/8/2023) | KKL UIN Raden Mas Said Surakarta / Candra Permana

SOLO, MettaNEWS – Malam Grand Final Putra Putri Solo 2023 yang akan berlangsung pada Selasa (15/8/2023) pukul 18.30 WIB terasa cukup berbeda. Untuk pertama kalinya, puncak ajang Duta Wisata ini akan menggunakan bangunan bersejarah berupa studio rekaman Lokananta.

Ada 10 finalis yang akan memperebutkan gelar sebagai Duta Wisata Kota Solo. Mereka akan menjabat selama satu tahun ke depan untuk mempromosikan berbagai destinasi unggulan termasuk 17 titik prioritas pembangunan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Bendahara Opah Manajemen sekaligus Panitia Penyelenggara Pemilihan Putra Putri Solo 2023, Raden Arya Rizki Baruna Aji Diningrat mengatakan ada berbagai penampilan saat grand final nanti.

Di antaranya  performing dari Putra Putri Solo 2022, performance dance dari Begawan Abiyasa serta flashmob dengan melibatkan penonton untuk menari bersama.

Acara ini juga dimeriahkan oleh penyanyi keroncong asal Kota Solo, Woro Mustiko dan Top 6 Putri Indonesia 2023, Dinda Nur Safira yang juga Putri Solo tahun 2018.

“Di awal nanti ada opening dance yang diperagakan dan ditarikan oleh finalis Putra Putri Solo tahun 2023. Kemudian ada flashmob juga yang sedikit membedakan dari beberapa tahun yang lalu. Kemudian pada saat crowning atau penobatan itu nanti akan ada perform dari fragmen abiyoso,” jelas Rizki.

Ada enam kategori juara yang akan diperebutkan yakni juara I, II, III, juara favorit juara persahabatan dan juara lingkungan. Mereka yang terpilih akan didampingi dalam melaksanakan projek dari berbagai bidang. Meliputi pendidikan, kebudayaan, pariwisata, enterpreneur, lingkungan dan UMKM.

“Nanti setelah gelaran ini teman-teman finalis Putra Putri Solo akan kita dampingi dalam artian untuk follow up terhadap project mereka. Jadi project mereka ini tidak hanya dipresentasikan di depan para juri atau depan penonton sewaktu grand final,” ujarnya.

Projek ini ditargetkan menghasilkan eksbisi yang dapat bergerak harmoni nyengkuyung atau mendukung segala bidang yang ada di masyarakat.

“Kita pantau atau kita follow up sejauh mana mereka berkembang. Sampai kita kasih deadline Desember jadi. Insya Allah jika memang semua lancar Desember itu mereka akan mengeluarkan sebuah project atau eksibisi kecil setidaknya agar masyarakat Solo tahu Putra Putri Solo itu memang bisa bergerak harmoni,” ungkapnya.

Ajang tahunan sejak 1986 diharapkan bisa memberikan pengaruh positif bagi anak muda di Kota Solo serta dapat meningkatkan kunjungan wisata dari local maupun mancanegara.