SEMARANG, MettaNEWS – Langkah besar dilakukan para kepala daerah di kawasan Solo Raya dalam mendongkrak perekonomian wilayah.
Seluruh wali kota dan bupati se-Solo Raya resmi menandatangani komitmen bersama untuk menyukseskan program Solo Raya Great Sale 2025, disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi, di Kantor Gubernur Jateng.
Gubernur Lutfi menegaskan bahwa program ini bukan sekadar festival belanja, melainkan strategi terobosan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan secara terintegrasi.
“Ini bukan kerja satu pihak. Ini kerja kolektif. Semua kepala daerah dan dinas terkait harus menyatu, tidak boleh ada yang setengah hati,” tegas Gubernur dalam arahannya.
Solo Raya Great Sale 2025 diharapkan jadi simbol sinergi antarwilayah. Lutfi bahkan berencana mengadopsi konsep ini untuk diterapkan ke wilayah lain di Jawa Tengah jika terbukti sukses.
“Program Solo Raya Great Sale harus menjadi terobosan kreatif dari daerah, yang tidak hanya sebagai bentuk inovasi, tetapi memiliki nafas utama sebagai pendorong
pertumbuhan ekonomi kawasan di tengah kondisi sulit saat ini,” ujarnya.
Ketua Kadin Surakarta sekaligus Ketua Panitia Solo Raya Great Sale, Ferry Septha Indrianto, menyebut bahwa kolaborasi adalah kunci.
“Sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah akan menjadi pondasi kuat untuk membangun ekosistem ekonomi yang berkelanjutan,” jelas Ferry.
Program ini menitikberatkan pada tiga sektor utama: Trade, Tourism, dan Investment (TTI).
“Tujuannya tidak hanya meningkatkan konsumsi masyarakat melalui diskon besar-besaran, tapi juga membuka peluang investasi dan menghidupkan pariwisata lokal,” ungkapnya.
Penandatanganan komitmen ini ditutup dengan harapan besar agar Solo Raya bisa jadi percontohan kawasan yang solid membangun ekonomi rakyat melalui pendekatan kreatif dan gotong royong.







