SOLO, MettaNEWS – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandar Udara Adi Soemarmo meraih penghargaan atas kontribusi aktif dalam Soloraya Great Sale (SGS) 2025. Penghargaan ini diberikan saat acara penutupan SGS 2025 di De Tjolomadoe, Karanganyar, Minggu (3/8/2025).
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas peran Bandara Adi Soemarmo dalam mendukung penguatan sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi di kawasan Solo Raya sepanjang pelaksanaan SGS 2025, yang berlangsung dari 1–31 Juli 2025.
General Manager Bandara Adi Soemarmo, Erick Rofiq Nurdin, mengungkapkan bahwa gema kegiatan SGS 2025 terasa hingga ke area bandara. Menurutnya, bandara kini bukan hanya simpul transportasi, tetapi juga motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
“Bandara menjadi wajah pertama sebuah daerah. Maka kami mendukung penuh SGS 2025 sebagai bagian dari Collaborative Government untuk memajukan pariwisata dan perdagangan Solo Raya,” ujar Erick.
Dukungan Bandara Adi Soemarmo diwujudkan dengan menyediakan booth promosi bagi UMKM di ruang tunggu keberangkatan domestik. Produk-produk unggulan seperti batik, pouch, kerajinan tembaga, dan lainnya ditampilkan dengan potongan harga hingga 10% selama periode SGS 2025.
Selain itu, pihak bandara juga memaksimalkan promosi melalui media display di berbagai titik strategis, mulai dari lobi keberangkatan, counter check-in, security check point, area kedatangan, hingga baggage claim. Bahkan, pada pembukaan SGS 2025, Bandara Adi Soemarmo menggandeng Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) untuk menerbangkan pesawat trike yang membawa banner SGS, serta melibatkan maskapai dalam penyebaran informasi kepada penumpang.
“Kami ingin memastikan setiap penumpang yang datang dan pergi dari Adi Soemarmo tahu bahwa Solo Raya sedang bergerak melalui SGS,” imbuh Erick.
Penghargaan diserahkan dalam seremoni penutupan SGS 2025 yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Bakrie, Wakil Ketua Umum KADIN James T. Riady, Forkopimda Jawa Tengah, para kepala daerah Solo Raya, serta jajaran instansi terkait.
Pengakuan terhadap Bandara Adi Soemarmo ini menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan aglomerasi Solo Raya secara berkelanjutan.








