SOLO, MettaNEWS – Komisaris Utama PT Sri Rejeki Isman Textile (Sritex) Susyana Lukminto memiliki keinginan pulang ke kediamannya di Baron, Laweyan Solo semasa pengobatannya di Luar Negeri, sebelum meninggal dunia pada Sabtu (20/8/2022) 02.45 WIB.
Hal ini diungkap oleh Head of Corporate Communication PT Sritex Joy Citradewi saat kedatangan jenazah di Rumah Duka Thiong Ting Jebres Solo pada Sabtu (20/8/2022) pukul 18.00 WIB.
Joy mengatakan kesehatan Susyana mulai menurun sejak tahun lalu, 2021 hingga melakukan perawatan di rumah sakit di Singapura. Berpulang ke rumahnya di Baron Solo, Joy mengatakan kepergian Susyana begitu tenang.
“Keadaan saat berpulang sangat tenang dan damai, itu merupakan berkah bagi keluarga besar. Dibawa ke Solo karena beliau ingin selalu pulang ke Solo, karena kenyamanannya di rumah Solo. Mengingat usia, keluarga mengizinkan,” kata Joy kepada MettaNEWS, Sabtu (20/8/2022) petang.
Prosesi penutupan peti dan doa-doa telah dilakukan pada pukul 19.00 WIB bersama keluarga besar Haji Muhammad Lukminto dan sejumlah kerabat terdekat.

Dikatakan Joy, jenazah Susyana akan dimakamkan satu kompleks dengan mendiang suaminya, Haji Muhammad Lukminto di Pemakaman Keluarga Delingan, Karanganyar pada Sabtu, (27/8/2022).
“Selama 7 hari kedepan masih di rumah duka Thiong Ting. Nanti tanggal 27 Agustus 2022 pagi dibawa ke Pemakaman Keluarga Delingan. Dimakamkan satu kompleks dengan pak Lukminto,” ucapnya.
Akan disemayamkan selama 7 hari di Rumah Duka Thiong Ting, tamu pelayat VIP dikabarkan akan melayat di hari Sabtu (27/8/2022) bersamaan dengan dimakamkannya jenazah Susyana ke Delingan. Masyarakat yang akan melayat diperbolehkan datang ke ruang E, F dan ruang G yang digunakan untuk logistik, di Rumah Duka Thiong Ting.
“Untuk tamu VIP kemungkinan pada tanggal 27 Agustus nanti. Untuk yang datang hari ini, kami akan cek lagi,” tutupnya.
Dari pantauan MettaNEWS, pelayat terus berdatangan hingga malam hari. Kursi pelayat di depan ruang F Hoo Ik Soen juga terus diisi pelayat yang datang secara bergantian. Nampak foto dalam bingkai besar Susyana Lukminto diletakkan di depan. Karangan bunga duka cita juga memenuhi pagar-pagar Rumah Duka Thiong Ting.








