Car Free Night Grebeg Sudiro Digelar 20 Hari, Dinas Lingkungan Hidup Cemaskan Sampah

oleh
Sampah
Sampah berserakan di Car Free Night (CFN) pergantian tahun baru, Sabtu (31/12/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Dinas Lingkungan Hidup Kota Solo mencemaskan luapan sampah timbul dari gelaran Car Free Night (CFN) Grebeg Sudiro selama 20 hari penuh. Gelaran tersebut berlangsung mulai Selasa (10/1/2023) besok hingga (30/1/2023).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kristiana Hariyanti mengatakan saat CFN tahun baru produksi sampah mencapai 13 ton. Dilanjutkan pagi harinya, CFD juga menimbulkan sampah hingga 5,7 ton. Jika digabung produksi sampah dari malam tahun baru hingga pagi hari mencapai 18,7 ton.

“Memang situasinya, sekian lama vakum, begitu tahun baru dibuka untuk umum dengan beberapa agenda, menimbulkan banyak pengunjung. Maka, secara otomatis timbunan sampah meningkat,” ujarnya, Senin (9/1).

Jumlah pengunjung yang membeludak membuat produksi sampah CFN berkali-kali lipat dari gelaran biasa. 

“Jadi sebetulnya sudah kita antisipasi tapi mungkin karena jumlah pengunjungnya yang membeludak dan nuwun sewu masih banyak pengunjung yang buang sampah sembarangan itu yang mungkin perlu kita tingkatkan edukasinya ke panitia,” katanya.

Belajar dari hal ini, di CFN Grebeg Sudiro Ana meminta masyarakat untuk miliki kesadaran membuang sampah di tempat yang semestinya. Begitu pula pedagang. Ia meminta mereka bisa membawa tong sampah atau trash bag atau kantong sampah untuk wadah sisa produksi.

“Nanti di saat Grebeg Sudiro saya nyuwun tulung masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Saya juga berharap pedagang dan panitia menyiapkan tempat sampah yang ada di sana sehingga nanti akan sangat membantu proses kami dalam pembersihan dan pengangkutan sampah,” ujarnya.

Ana menegaskan maslaah sampah menjadi tanggung jawab bersama. Tidak hanya DLH melainkan semua lapisan masyarakat, baik pengunjung, panitia dan pedagang.

“Walaupun dari DLH menyediakan tapi kan akan lebih baik kalau semua orang menyadari bahwa sampah sebetulnya menjadi tanggung jawab bersama tidak hanya DLH,” katanya.

“Karena kami terbatas kami mengimbau panitia dan pedagang untuk menyiapkan tempat sampah atau trash bagnya masing-masing karena sekali lagi sampah menjadi tanggung jawab bersama jadi jangan 100 persen njagake DLH tapi semua juga punya tanggung jawab yang sama,” tegasnya.

Siapkan 100 Personel Bersih-bersih CFN dan CFD

Jika dihitung ada 3 kali gelaran CFN Grebeg Sudiro yang bebarengan dengan CFD. Yakni tanggal 14, 21 dan 28 Januari. Produksi sampah pun diperkirakan akan mencapai belasan ton.

“Sama pas CFN kemarin CFD juga kita siapkan tim untuk malam dan pagi, kemarin kita menyiapkan personel sekitar 100.

Kalau agendanya menyapu ada malam dan pagi hari kurang lebih kami siapkan personelnya sama,” ujar Ana.

Sesuai jalur CFN Grebeg Sudiro DLH akan memasang tong sampah di sepanjang Jalan Ir Juanda Purwodiningratan atau lampu merah Warung Pelem hingga Jalan Jenderal Sudirman.

“Grebeg Sudiro CFN 20 hari, kalau jumlah timbulan tidak bisa diprediksi tergantung jumlah pengunjung hanya penangannya memang sebetulnya di CFN kemarin sudah kita siapkan tempat sampah sejumlah 60 (tong sampah). Maka sepanjang yang akan digunakan kegiatan tersebut tong sampah merata jelasnya.