Rangkaian Kegiatan Grebeg Sudiro 2026: Perahu Hias Rp10 Ribu hingga Festival Kuliner 400 UMKM

oleh
Grebeg Sudiro
Jumpa pers Grebeg Sudiro "Heritage in Harmony" di Kelurahan Sudiroprajan, Solo, Selasa (3/2/2026) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Event perpaudan budaya Jawa dan Tionghoa khas Kota Solo Grebeg Sudiro akan kembali digelar pada 6 – 21 Februari 2026. Mengusung tema “Heritage in Harmony”, Grebeg Sudiro ingin menjaga dan menghargai warisan budaya sambil hidup berdampingan secara harmonis di tengah perkembangan zaman.

“Tahun ini ada 400 tenant UMKM yang akan meramaikan acara Festival Kuliner Pembauran di Ketandan. Kami meniadakan hiburan-hiburan yang terlalu besar untuk menghormati situasi terkini di beberapa wilayah di Indonesia yang Tengah diterjang bencana alam,” ujar Ketua Panitia Grebeg Sudiro, Arsatya Putra Utama saat jump apers, Selasa (3/2/2026).

Grebeg Sudiro merupakan suatu wahana pelestarian budaya melalui interaksi budaya secara langsung dan bersifat multikulturalisme di Kota Solo khususnya, dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

“Tahun ini menjadi kali ketiga Grebeg Sudiro masuk sebagai Kharisma Event Nusantara (KEN) sekaligus sebagai event pembuka KEN 2026 yang pertama digelar di Jawa Tengah,” tambahnya.

Grebeg Sudiro merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh seluruh warga Kelurahan Sudiroprajan, Klenteng Tien Kok Sie, Pasar Gede dan telah diselenggarakan semenjak tahun 2008.

Grebeg Sudiro dalam perjalanannya telah menjadi kegiatan budaya yang turut mewarnai budaya Surakarta yang Khas. Grebeg Sudiro yang telah berlangsung 17 tahun telah memberi warna dan identitas Kota Surakarta sebagai Kota Budaya, bahkan telah menjadi agenda pariwisata yang khas di Kota Surakarta.

Grebeg Sudiro yang dilatarbelakangi atas pertalian kebudayaan Jawa–Cina kemudian melahirkan budaya di wilayah Surakarta dan sekitarnya yang terjalin sebagai upaya pelestarian budaya secara lebih luas dan beragam, pada Tahun 2025 Grebeg Sudiro ditingkatkan melalui konsep budaya Nasional.

Dengan adanya bantuan dana pengembangan dari Pemerintah Kota Surakarta dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Grebeg Sudiro kedepannya diharapkan mampu menjadi event berskala Internasional.

Hajatan Masyarakat Sudiroprajan di dalam setiap penyelenggaraannya telah berhasil menjadi wahana interaksi dan edukasi budaya, serta menjadi kegiatan pelestarian budaya yang telah ditunggu–tunggu masyarakat Solo Raya dan sekitarnya.

Sebagai kegiatan pelestarian budaya, Grebeg Sudiro memfokuskan pada beberapa kegiatan utama yaitu : Umbul Mantram, Karnaval Budaya, Bazar potensi UMKM, Wisata Perahu Hias Kali Pepe, Gelar Harmony in Diversity, Semarak Harmony in Diversity serta Pesta Kembang Api yang mana merupakan Kolaborasi Panitia Grebeg Sudiro 2025 dengan Panitia Bersama Imlek.

 

Rangkaian kegiatan:

Umbul Mantram

Hari, Tanggal : Kamis, 05 Februari 2026 Jam : 18.00 WIB – Selesai Tempat : Kelurahan Sudiroprajan Rute : Kelurahan Sudiroprajan – Jl. Cut Nyak Dien Jl. Ir. Djuanda – Bok Teko – Jl. Kapten Mulyadi Jl. Urip Sumoharjo – Pasar Gede – Klenteng Tien Kok Sie

 

Karnaval Budaya

Hari, Tanggal : Minggu, 15 Februari 2026 Jam : 13.00 WIB – Selesai Tempat : Kawasan Pasar Gede Rute : Pasar Gede – Jl. Jend Sudirman – Jl. Mayor Sunaryo – Jl. Kapt Mulyadi Jl. RE Martadinata – Jl. Cut Nya Dien – Jl. IR Juanda – Jl. Urip Sumoharjo Pasar Gede

 

Wisata Perahu Hias

Hari, Tanggal : Jum’at – Minggu, 06 – 21 Februari 2026 Jam : 17.00 WIB – 23.00 WIB Tempat : Dermaga Kali Pepe

 

Festival Kuliner Pembauran di Ketandan

Hari, Tanggal : Jum’at – Selasa, 06 -17 Februari 2026 Jam : 17.00 WIB – 23.00 WIB Tempat : Ketandan, Kawasan Pasar Gede

 

Bazar UMKM & Showdratri Kreasi Baru

Hari, Tanggal : Selasa – Senin, 10 – 16 Februari 2026 Jam : 17.00 WIB – 23.00 WIB Tempat : Balaikota Surakarta

 

Semarak Heritage In Harmony

Hari, Tanggal : Senin, 16 Februari 2026 Jam : 18.00 WIB – Selesai Tempat : Kawasan Pasar Gede