SOLO, Metta NEWS – Pemerintah Kota Solo mulai melayani pengajuan barcode atau QR-code Peduli Lindungi bagi kantor, instansi, serta pelaku usaha. Pendaftaran
Penulis: Puspita
Pedagang Klewer Cemas, Peduli Lindungi Bikin Pasar Sepi Pengunjung
SOLO, Metta NEWS – Barcode Peduli Lindungi rencananya akan diaplikasikan di Pasar Klewer. Namun hingga saat ini, Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK)
Gerakan Literasi, Rotary Club Solo Area Donasikan Buku ke Rutan Surakarta
SOLO, Metta NEWS – Memperingati gerakan literasi yang jatuh pada bulan September, Rotary Club of Solo Area mengadakan kegiatan bakti sosial menyerahkan
RSUD Ngipang Bakal Diperbesar, Bangun Gedung Baru 6 Lantai
SOLO, Metta NEWS – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Surakarta atau yang lebih dikenal dengan RSUD Ngipang bakal membangun gedung baru enam
Pemerintah China dan Sinovac Donasikan 2 Juta Dosis Vaksin untuk Indonesia
JAKARTA, MettaNEWS – Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok dan perusahaan vaksin Sinovac memberikan donasi berupa 2 juta dosis vaksin kepada pemerintah Indonesia. Kiriman
Begini Rencana Pengamanan Liga 2 oleh Polisi Solo
SOLO, Metta NEWS – Seluruh rangkaian pertandingan Liga 2 putaran pertama di Satdion Manahan Solo musim 2021 dipastikan dihelat tanpa kehadiran penonton
3.300 Paket Sembako Menutup Gelaran 25 Tahun Mengabdi Alumni Akabri 1996
SOLO, Metta NEWS – Perayaan puncak 25 tahun mengabdi Alumni Akabri Tahun 1996 Bharatasena Korwil Jateng dengan tema “Kebut Vaksinasi” ditutup dengan
Intrafood, Crystal Lotus Bersinergi dengan Polsek Mlati Dukung Vaksinasi
YOGYAKARTA, Metta NEWS – Mempercepat tercapainya herd immunity, PT Intrafood Singabera Indonesia dan Hotel Crystal Lotus mendukung program Vaksin Presisi Polsek Mlati
4 Siswa Kelas Khusus Olahraga Solo Siap Bersaing Rebutkan Tempat Timnas U-15
SOLO, Metta NEWS – Sebanyak 4 murid Kelas Khusus Olahraga (KKO) Kota Solo siap bersaing dengan 50 anak dari seluruh Indonesia untuk
Bareng Gerkatin Kota Surakarta, Shopee Latih Teman Tuli Bisnis Digital
SOLO, Metta NEWS – Pandemi Covid -19 yang melanda Tanah Air membuat sejumlah orang kehilangan pekerjaan termasuk kelompok difabel. Kementerian Ketenagakerjaan menyebut,
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.











