Anak Sekolah Terhambat, Warga Bongkar Beton Penutup Jembatan Jurug A

oleh
Barrier beton yang dirobohkan warga | MettaNEWS / Kevin Rama

SOLO, MettaNEWS – Sejumlah warga membuka paksa beton penutup jembatan Jurug A pada Kamis (21/9/22) pagi. Mereka beralasan memberi akses anak-anak sekolah agar tidak terlambat.

Sebelumnya (20/9/2022), jembatan jurug A atau jembatan lama sebelah Utara ikut ditutup dalam proyek pembangunan jurug B. Penutupan itu dilakukan oleh pihak Dinas Perhubungan (Dishub) berbarengan dengan pengalihan arus.

Anto (61) Salah satu warga Jurug, Jaten, Karanganyar mengungkapkan, bahwa pada pagi hari Rabu, (21/9/2022) lalulintas di sekitar jembatan jurug sangat padat dan macet.

“Intinya pagi itu macet total. Tanpa ada pengaturan jalan, malahan warga yang mengatur. Sebetulnya proyek harus ada petugas jaga,” ungkapnya saat ditemui MettaNEWS, Rabu (21/9/2022).

Selain itu pada jam pagi tersebut banyak anak-anak yang  berangkat sekolah. Melihat itu, warga pun juga merasa kasihan dan membantu mencarikan jalan dengan membuka barrier beton tersebut.

“Kalau ada yang ngatur kemungkinan lancar, ini kurang penjagaan, banyak warga yang belum tahu. Ini juga kasihan anak sekolah kalau tidak dicarikan jalan bisa telat masuk sekolah,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Salah satu pemuda warga Jurug, Nando (26) mengungkapkan pembukaan yang dilakukan oleh warga tersebut karena kasihan terhadap anak-anak yang ingin berangkat sekolah.

“Dari sisi Solo ada warga yang membuka blok beton, bertemu dari arah sini (desa Jurug) menuju ke Solo. Sempat macet total, terus ada warga yang membuka,” Jelasnya.

Dikatakan, kemacetan itu berlangsung dari pukul 06.00- 07.30 WIB. Warga menginginkan terdapat penjagaan di titik-titik pengalihan arus agar aktivitas tetap berjalan.

“Sekarang sudah ditutup, sudah tidak bisa dilewati lagi. Tadi juga banyak yang ngeyel, ingin melewati tapi ngga bisa,” tandas Nando.

Sementara itu, Kabid Lalu Lintas Dishub Solo Ari Wibowo usai mendapatkan informasi tersebut, meminta masyarakat untuk patuh terhadap penutupan itu.

Dikatakan, penutupan jembatan Jurug A dilakukan demi keselamatan bersama.

“Ya itu penyakitnya masyarakat ya itu, itu nanti menjadi evaluasi bagi kita,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui telepon.