SOLO,MettaNEWS – Masa Rasiman sebagai caretaker atau pelatih sementara Persis Solo akan berakhir sesuai dengan regulasi Liga Indonesia Baru (LIB) pads Selasa (20/8/2022) kemarin.
Menanggapi hal tersebut bahwa Rasiman masih menggantungkan bagaimana nasibnya sesuai dengan keputusan manajemen kedepannya.
Ia mengaku sudah menuntaskan tugasnya untuk mengisi kekosongan pelatih utama Laskar Sambernyawa sepeninggal Jacksen F Tiago.
“Sebagai direktur akademi saya hanya bertransisi dan katakanlah sedikit pembenahan yang bisa saya berikan. Saya telah menyelesaikan tugas yang diemban dan tinggal tunggu keputusan dari para direktur mengenai posisi saya,” kata Rasiman.
Menurutnya, perkembangan di dalam internal Persis Solo telah terlihat ketika latihan persaingan yang semakin ketat. Pasalnya, beberapa pemain juga sudah menemukan tempat yang seharusnya di dalam tim sehingga menimbulkan peningkatan ke arah positif.
“Dari pihak manajemen juga ada evaluasi yang cukup komprehensif di lima game. Bukan hanya dari soal kalah menang tapi dari improvement pemain baik secara tim ataupun individualnya juga,” terangnya.
Sementara itu, dari lima game yang telah dilakoni Persis Solo bersama Rasiman menghasilkan dua kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan. Hasil tersebut cenderung positif mengingat sebelumnya ketika Persis Solo bersama Jacksen F Tiago hanya meraih satu kemenangan dari 5 laga.







