SOLO, MettaNEWS — Perbasi Surakarta mulai mempersiapkan pembentukan tim bola basket Kota Surakarta untuk menghadapi ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah 2026 atau POPDA 2026.
Sebagai bagian dari persiapan, Perbasi Surakarta menggelar seleksi terbuka untuk posisi pelatih, asisten pelatih, hingga pemain putra dan putri.
Ketua Umum Perbasi Surakarta, Arfinsa Gunawan mengatakan, proses seleksi dilakukan untuk mendapatkan komposisi terbaik demi menghadapi persaingan di tingkat karesidenan hingga provinsi.
“Dalam tahapan seleksi kali ini, Perbasi Surakarta memanggil delapan calon pelatih yang terdiri dari empat calon pelatih putra dan empat calon pelatih putri untuk tim POPDA Surakarta,” ujar Arfinsa, Kamis (21/5/2026).
Selain itu, Perbasi juga memanggil delapan calon asisten pelatih untuk mendampingi tim putra maupun putri.
Seleksi pelatih dijadwalkan berlangsung melalui sesi wawancara pada 21–22 Mei 2026 di Kantor Perbasi Surakarta.
Tak hanya fokus pada jajaran pelatih, Perbasi Surakarta juga mulai menjaring pemain muda potensial melalui seleksi terbuka yang akan digelar di GOR Warga Surakarta.
Sebanyak 53 pemain basket pelajar dipanggil untuk mengikuti proses seleksi, terdiri atas 28 pemain putra dan 25 pemain putri.
“Sebanyak 28 pemain putra dan 25 pemain putri akan mengikuti proses seleksi selama dua hari di GOR Warga Surakarta. Kegiatan seleksi dijadwalkan berlangsung pada Sabtu-Minggu, 24-25 Mei 2026,” tambah Arfinsa.
Menurutnya, pemain yang lolos seleksi nantinya langsung mengikuti program latihan dan sistem promosi-degradasi untuk menentukan komposisi tim inti POPDA Surakarta.
“Pemain yang dipanggil akan langsung mengikuti latihan untuk promosi degradasi,” katanya.
Seleksi terbuka ini menjadi langkah awal Perbasi Surakarta dalam membangun tim basket pelajar yang kompetitif untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah 2026.
POPDA sendiri merupakan salah satu ajang olahraga pelajar terbesar di Jawa Tengah yang menjadi wadah pembinaan atlet muda berbakat dari berbagai cabang olahraga, termasuk bola basket.
“Melalui proses seleksi yang ketat, Perbasi Surakarta berharap dapat melahirkan tim basket pelajar yang mampu bersaing dan membawa prestasi bagi Kota Solo di level provinsi,” pungkas Arfinsa.








