SOLO, MettaNEWS – Program mudik motor gratis di Terminal Tipe A Tirtonadi, Solo, kembali menunjukkan peningkatan minat masyarakat pada tahun 2026. Kepala Divisi Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Terminal Tirtonadi, Sunardi, mengungkapkan bahwa jumlah peserta dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.
Sunardi menjelaskan, pada 25 Maret 2026, pihaknya memberangkatkan lima truk pengangkut sepeda motor dengan total kapasitas mencapai 108 unit. Program tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan tujuan akhir di kawasan Pulogadung, Jakarta.
“Sementara untuk tanggal 24 Maret, kami juga memberangkatkan satu unit truk dari Kementerian Perhubungan yang mengangkut sekitar 16 sepeda motor,” jelasnya.
Namun demikian, jika dibandingkan tahun sebelumnya, terdapat perbedaan tren. Untuk program yang diselenggarakan Pemprov DKI Jakarta mengalami peningkatan jumlah peserta, sedangkan program dari Kementerian Perhubungan justru mengalami penurunan signifikan.
Sistem Terintegrasi dan Lebih Tertib
Program mudik gratis ini dirancang dalam satu paket layanan terpadu antara pengangkutan sepeda motor dan penumpang. Sepeda motor peserta dikirim terlebih dahulu menggunakan truk, sementara pemiliknya diberangkatkan menyusul menggunakan bus pada hari berikutnya.
Setibanya di lokasi tujuan, peserta diwajibkan melakukan verifikasi dengan menunjukkan STNK, KTP asli, serta tiket registrasi untuk mengambil kendaraan mereka.
“Registrasi dilakukan dua tahap, yaitu untuk sepeda motor dan penumpang. Ini untuk memastikan proses lebih tertib dan memudahkan panitia dalam verifikasi,” ujar Sunardi.
Sunardi berharap ke depan masyarakat semakin tertib dalam mengikuti arahan yang diberikan petugas, khususnya terkait prosedur penitipan dan pengangkutan sepeda motor.
“Semua aturan ini mengacu pada keselamatan penumpang dan juga kelancaran proses distribusi kendaraan,” tambahnya.
Testimoni Peserta: Sudah Ikut Selama 8 Tahun
Salah satu peserta, Febrian Elgas (38), warga Jakarta Timur, mengaku telah mengikuti program mudik gratis ini selama hampir delapan tahun.
“Saya ikut mudik gratis setiap tahun. Harapannya ke depan program ini tetap diadakan karena sangat membantu,” ujarnya.
Febrian yang mudik bersama istrinya mengaku program ini memberikan kemudahan dan kenyamanan saat pulang kampung ke Solo.
Program mudik motor gratis di Terminal Tirtonadi Solo terbukti menjadi solusi transportasi yang efektif dan diminati masyarakat. Dengan peningkatan animo peserta, diharapkan penyelenggaraan ke depan semakin optimal, aman, dan tertib.








