Diangkut 5 Truk, 128 Unit Sepeda Motor Mudik Gratis dari DKI Tiba di Terminal Tirtonadi

oleh
Terminal Tirtonadi
128 sepeda motor program mudik gratis tiba di Terminal Tirtonadi, Solo, Selasa (17/3/2026) | Dok. Istimewa

SOLO, MettaNEWS – Program mudik gratis sepeda motor dari DKI Jakarta kembali berjalan lancar. Kepala Divisi Pengawasan dan Pengendalian (Kadiv Wasdal), Sunardi, menyampaikan bahwa hari ini telah diterima arus mudik kendaraan roda dua yang diangkut menggunakan lima unit truk.

Menurut Sunardi, total sepeda motor yang tiba mencapai 128 unit. Kendaraan tersebut berasal dari wilayah DKI Jakarta dan merupakan bagian dari program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah.

“Pada hari ini, kita menerima arus mudik sepeda motor yang datang dari DKI dengan jumlah lima truk, total kendaraan sebanyak 128 unit,” ujar Sunardi.

Sunardi menjelaskan bahwa seluruh peserta mudik telah melakukan registrasi sebelumnya. Para pemudik yang hendak mengambil kendaraan hanya perlu menunjukkan bukti registrasi atau tiket kepada petugas di lokasi.

“Tata cara pengambilan cukup menunjukkan registrasi atau tiket kepada pengelola maupun petugas dari DKI,” jelasnya.

Ia menambahkan, tiket tersebut berlaku untuk satu paket perjalanan, baik saat mudik maupun arus balik. Dengan sistem ini, proses distribusi kendaraan diharapkan berjalan lebih tertib dan efisien.

Sunardi juga menegaskan bahwa seluruh data peserta sudah terkunci sejak awal. Oleh karena itu, tidak ada penambahan penumpang atau peserta baru di lokasi pengambilan.

“Semua sudah terdaftar. Kita tidak bisa menambahkan penumpang dari sini karena itu sudah menjadi komitmen saat rapat dengan pihak DKI,” tegasnya.

Program ini dirancang untuk memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, nyaman, dan terkendali. Koordinasi antara pihak daerah dan DKI Jakarta dilakukan sejak awal guna meminimalisir kendala di lapangan.

Dengan adanya program mudik gratis sepeda motor ini, diharapkan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman tanpa harus berkendara jarak jauh yang berisiko tinggi.