SOLO, MettaNEWS – KPU Solo mengumumkan daftar pemilih sementara (DPS) pada Pilkada serentak 2024 sebanyak 445.362 pemilih. Data tersebut merupakan pemutahliran data pemilih di 54 kelurahan.
Jumlah DPS tersebut terdiri dari 216.377 pemilih laki-laki dan 228.985 pemilih perempuan. Ketua KPU Solo Bambang Christanto menjelaskan jumlah DPS tersebut berkurang 1.352 dari daftar pemilih. Yang dicoklit oleh 1.700 Pantarlih di 54 kelurahan yakni 446.714 pemilih.
“Jumlah pemilih berkurang 1.352 karena meninggal dunia, ubah status kependudukan karena sudah tidak menjadi warga Solo, dan status pekerjaan menjadi TNI/Polri,” kata Bambang di Solo, Senin (26/8/2024).
Bambang menambahkan guna pemutakhiran data pemilih pilkada serentak, KPU melakukan uji publik di setiap PPS/kelurahan. Uji publik melibatkan RW, lurah, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Karang Taruna Indonesia (KTI) dan Panwaskel.
“Jadi mulai tanggal 18-27 Agustus atau selama 10 hari KPU Solo membuka tanggapan masyarakat terkait DPS,” jelas dia.
KPU Solo menerima masukan tanggapan masyarakat. Jika ada warga atau keluarga yang belum masuk dalam DPS bisa memasukkan datanya ke masing-masing PPS.
Kemudian lanjut Bambang apabila ada warga yang NIK-nya ganda bisa disampaikan ke masing-masing PPS untuk dimutakhirkan.
“Prinsipnya dalam 10 hari ini KPU Solo membuka ruang masyarakat Solo bisa memberi masukan berkaitan DPS menuju Pilkada 2024,” ungkap Bambang.
Bambang menambahkan masyarakat bisa mengakses DPT online melalui laman https://cekdptonline.kpu.go.id. Apakah data mereka sudah masuk dalam daftar pemilih pilkada serentak.
“Sekarang basisnya hampir sama di pemilu 2024 yang berbeda selain memasukkan NIK, juga memasukkan nomor HP. Nanti akan muncul OTP di aplikasi itu,” jelas dia.
Artinya selain KPU mengumumkan di media cetak, media online, medsos dan ditempel di papan pengumuman, juga bisa cek lewat DPT online.








