Gelar Produk Koperasi Jateng Jadi Ajang Bangun Jejaring Usaha, Tampilkan Produk Unggulan dari 35 Kabupaten/Kota

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Beragam produk unggulan koperasi dari berbagai daerah di Jawa Tengah dipamerkan dalam Gelar Produk Koperasi dan UMKM yang digelar di halaman parkir Stadion Manahan, Kota Surakarta, Sabtu (11/7/2026).

Tak sekadar menjadi ajang promosi, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi koperasi untuk membangun jejaring usaha dan memperluas kemitraan.

Pameran yang mengusung semangat Hari Koperasi ke-79 tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Sebanyak 37 stan turut meramaikan kegiatan yang berlangsung pada 11–12 Juli 2026 itu. Peserta berasal dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, Perum Bulog, serta Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Sumarno mengatakan, pameran menjadi media efektif untuk memperkenalkan produk-produk koperasi kepada masyarakat sekaligus mempertemukan koperasi dari berbagai daerah agar dapat saling membangun jaringan bisnis.

“Jadi, ini menampilkan aktivitas, produk-produk dari koperasi supaya dikenal. Mudah-mudahan dengan kumpul kayak gini minimal orang melihatlah koperasi ini punya produk ini,” ujar Sumarno.

Ia menegaskan, peringatan Hari Koperasi ke-79 harus menjadi momentum memperkuat peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional. Menurutnya, koperasi yang kuat hanya dapat tumbuh melalui kolaborasi dan sinergi berbagai pihak.

“Harapannya koperasi menjadi sokoguru perekonomian di Indonesia. Ekonomi kerakyatan inilah yang harus kita dorong terus,” tegasnya.

Sumarno juga mengapresiasi kehadiran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang ikut berpartisipasi dalam pameran. Menurutnya, keikutsertaan KDMP menunjukkan koperasi-koperasi yang baru dibentuk mulai menjalankan aktivitas usaha dan menghasilkan produk yang dapat dipasarkan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Desi Arijani, menjelaskan bahwa tujuan utama penyelenggaraan pameran bukan semata mengejar besarnya nilai transaksi, melainkan memperkenalkan koperasi kepada masyarakat sekaligus memperluas kemitraan antarkoperasi.

“Harapannya, mereka bisa saling menjalin kemitraan,” katanya.

Selain menghadirkan produk-produk unggulan koperasi dari berbagai daerah, pameran juga diramaikan dengan Gerakan Pangan Murah hasil kolaborasi Perum Bulog bersama Koperasi Kelurahan Merah Putih Kota Surakarta.

Tak hanya itu, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah juga membuka layanan Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat yang berkunjung, sehingga pameran tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga layanan kesehatan kepada masyarakat.

Melalui Gelar Produk Koperasi dan UMKM ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap semakin banyak masyarakat mengenal dan menggunakan produk-produk koperasi lokal. Dengan pasar yang semakin luas, koperasi diharapkan mampu tumbuh, berkembang, dan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.

“Harapannya mereka (koperasi) bisa tumbuh dan berkembang,” pungkas Desi.