Roega Gelar Raker 2026 di Yogyakarta, Susun Program Pengabdian Alumni dan Peningkatan Mutu Pendidikan hingga 2029

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS —Alumni SMA N 3 Surakarta Roemah Tiga (Roega) menggelar Rapat Kerja (Raker) Pengurus Periode 2026–2029 di Yogyakarta, Minggu (12/7/2026).

Mengusung tema “Guyup dalam Kebersamaan, Rukun dalam Langkah, Migunani dalam Pengabdian”, rapat kerja ini menjadi forum resmi untuk menyusun arah program organisasi yang terukur, berkelanjutan, dan selaras dengan visi serta misi Roega.

Ketua Umum Roemah Tiga, Prof. Endra Joelianto, menegaskan bahwa rapat kerja merupakan momentum penting untuk menyatukan langkah seluruh pengurus dalam merancang program yang memberikan manfaat nyata bagi alumni, sekolah, maupun masyarakat.

“Hasil rapat kerja ini akan menjadi pedoman pelaksanaan program organisasi selama periode 2026–2029 sehingga setiap kegiatan memiliki arah yang jelas, terukur, dan mampu memberikan dampak yang berkelanjutan,” ujar Prof. Endra.

Sejumlah program unggulan menjadi fokus pembahasan, di antaranya bidang pendidikan dan pengembangan karakter melalui pelatihan, seminar, webinar edukasi, pengembangan kepemimpinan, serta pembinaan karakter anggota.

Salah satu hasil penting dalam Rapat Kerja ROEGA adalah penetapan sejumlah keputusan strategis yang akan menjadi pedoman pelaksanaan program organisasi hingga akhir tahun 2026 dan memasuki awal tahun 2027.

Seluruh divisi berkomitmen menyusun program kerja yang selaras dengan prioritas organisasi, disertai penetapan penanggung jawab (Person in Charge/PIC), target yang terukur, jadwal pelaksanaan, serta indikator keberhasilan sebagai acuan evaluasi.

Selain itu, program yang melibatkan lebih dari satu divisi akan dilaksanakan secara kolaboratif dengan mekanisme koordinasi yang jelas, sementara setiap perkembangan program wajib dilaporkan secara berkala kepada Ketua Umum melalui Sekretariat.

Pada bidang kesekretariatan, rapat menyepakati penyusunan standar tata naskah dinas ROEGA, sistem penomoran surat masuk dan keluar, serta standarisasi berbagai dokumen administrasi seperti format surat, kop surat, amplop, stopmap, hingga laporan kegiatan. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan sistem administrasi organisasi yang lebih tertib, profesional, dan mudah ditelusuri.

Di bidang pendidikan, Edu Expo ditetapkan sebagai program prioritas organisasi pada tahun 2026 dengan melibatkan kepanitiaan lintas divisi. Selain itu, berbagai program unggulan seperti Bimbingan UTBK/SNBP, Try Out SMP, Studi Banding, Beasiswa Alumni, dan Adik Asuh akan tetap dilaksanakan sesuai kesiapan sumber daya yang tersedia, dengan setiap kegiatan memiliki PIC dan target capaian yang jelas.

Sementara itu, Divisi Humas diarahkan untuk memperkuat publikasi organisasi melalui media sosial secara konsisten dengan dukungan kalender konten yang terencana. Divisi ini juga akan menyelenggarakan kegiatan berbagi pengalaman yang melibatkan alumni, guru, dan siswa secara berkala, sekaligus membangun kolaborasi dengan alumni yang memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi guna mendukung pengembangan organisasi.

Pada aspek tata kelola keuangan, Divisi Bendahara menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas melalui kewajiban melengkapi setiap transaksi dengan dokumen pendukung dan persetujuan pejabat yang berwenang. Selain itu, pembayaran kepada pihak ketiga akan disesuaikan dengan ketentuan perpajakan yang berlaku serta didukung dengan penyusunan sistem administrasi keuangan yang lebih tertata.

Di bidang pengelolaan konten, organisasi menyepakati penyusunan standar operasional prosedur (SOP) pengajuan desain dan publikasi, pembuatan template desain resmi organisasi, serta inventarisasi dan perawatan seluruh aset konten. Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) juga diperbolehkan sebagai alat bantu penyusunan konsep, dengan tetap mengedepankan proses peninjauan (review) sebelum dipublikasikan.

Adapun Divisi Sosial, Kesejahteraan, dan Kemasyarakatan (SOSKESMA) akan menyusun pedoman pemberian papan bunga, ucapan digital, dan berbagai bentuk apresiasi lainnya. Divisi ini juga akan menginisiasi kegiatan kebersamaan (fun activity) untuk mempererat jejaring alumni serta menyusun konsep ROEGA Award beserta kriteria penerima penghargaan. Seluruh program diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan alumni, guru, dan siswa dalam berbagai kegiatan yang mendukung visi dan misi organisasi.

Melalui berbagai keputusan tersebut, Rapat Kerja ROEGA menegaskan komitmen seluruh pengurus untuk membangun tata kelola organisasi yang semakin profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada kebermanfaatan. Hasil rapat ini menjadi landasan pelaksanaan program kerja ROEGA periode 2026–2029, dengan evaluasi pelaksanaan yang akan dilakukan secara berkala guna memastikan setiap program berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Melalui rapat kerja ini, Roega berharap seluruh program yang telah disusun dapat memperkuat peran alumni tidak hanya dalam menjaga kebersamaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan, pengembangan sekolah, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai semangat “Guyup dalam Kebersamaan, Rukun dalam Langkah, Migunani dalam Pengabdian.”