Mengenal Pasar Depok Solo yang Disebut-sebut Pasar Hewan Peliharaan Terbesar di Asia Tenggara

oleh
Tampaknya depan Pasar Burung dan Ikan hias Depok Jl Balekambang Lor, Manahan, Senin (07/3/2022) | Foto: Doc / Dks

SOLO, MettaNEWS – Pasar Burung dan Ikan hias Depok di Jl Balekambang Lor, Manahan, Solo, disebut-sebut sebagai pasar hewan peliharaan terbesar di Asia tenggara.

Lurah pasar Depok Dwi Adi Prihutomo saat di temui wartawan, senin (07/3/2022) mengatakan  “Pasar Depok ini termasuk Pasar hewan peliharaan terbesar di asia tenggara (sejak revitalisasi 2012) sampai sekarang,” ujarnya.

Pasar Depok ini berdiri sejak tahun 1980. Sebelumnya, dahulu pasar burung di Solo berada di kawasan Widuran, sekitar empat kilometer dari Depok (ke arah timur).

“Kalau dulu namanya Taman Pasar Burung terus era pembangunan (revitalisasi 2012-an). Memang ini dulu kebanyakan dari Pasar Widuran. Dulu (widuran) tempat pedagang burung-burung dan hewan peliharaan, terus dari Pemkot dijadikan satu di satu wilayah, jadinya di sini,” ujarnya.

Pasar ini merupakan tempat belanja terbaik bagi wisatawan yang suka memelihara satwa saat berlibur di kota Solo. Terlebih pasar ini juga sering dijadikan sebagai objek wisata pendidikan bagi untuk anak sekolah hingga mahasiswa yang sedang melakukan penelitian.

Terdapat total 354 kios dan menjual berbagai macam burung dan hewan peliharaan, seperti kucing, anjing, tikus, tupai, kelinci, ikan hias yang dulu di Pasar Gede dan masih banyak lagi.

Terkait dengan kebersihan pihak pasar Depok telah berkerjasama dengan dinas yang membersihkan lingkungan pasar,meskipun begitu dari pedagang juga turut andil dalam kebersihan, jadi lingkungan mereka harus dijaga mereka sendiri

“Kalau untuk kesehatan, setiap waktu periodik ada pantauan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), jika ada hal-hal yang penting, darurat, itu langsung koordinasi, jadi mereka langsung datang ke sasaran yang kemudian memberi wejangan-wejangan, dari dinas-dinas terkait,” pungkasnya.