PPDB Jalur Afirmasi SDN Kota Solo Ditambah 50 Persen, Siswa dari Keluarga Miskin Berpeluang Besar Lolos

oleh
PPDB
PPDB jalur afirmasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kota Solo tambah 50 persen dari yang sebelumnya 35 persen | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Dinas Pendidikan Kota Solo menambah kuota Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur afirmasi khusus Sekolah Dasar Negeri (SDN) sebanyak 50 persen di tahun 2023.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo, Din Rineta menyebut kuota afirmasi PPDB SDN awalnya hanya 35 persen di tahun-tahun sebelumnya.

“PPDB-nya hampir sama kebijakannya dengan yang kemarin ya. Hanya ada beberapa perubahan khususnya yang pertama afirmasi. Afirmasi untuk SMP masih sama 35 persen, afirmasi SD bertambah, kalau yang kemarin 35 persen sekarang 50 pesen,” terang Dian usai audiensi di Balai Kota Solo, Selasa (7/6/2023).

Perhitungan afirmasi ini berdasar perhitungan keluarga miskin (gakin) dengan prioritas satu (P1) dan prioritas dua (P2). Sedangkan untuk prioritas tiga (P3) bersaing dengan jalur zonasi.

“Dengan perhitungan keluarga gakin kita di P1 P2 itu insyaAllah sudah bisa masuk semua tertampung semua. Selama teman-teman warga bisa memang bisa memilih karena benar benar mendekati zona rumahnya,” kata dia.

Siswa P1 P2 P3 Diterima 55 Persen di PPDB 2023

Jumlah siswa usia sekolah SD P1 P2 P3 yang diterima sebanyak 55 persen. Namun khusus P3 harus menunggu jalur zonasi terlebih dahulu.

“Jadi dia akan kita lihat kalau sama sama P3 kita lihat yang zonasinya terdekat itu akan kita pilih terlebih dahulu. Jadi zonasi dulu baru P3 jadi tidak usah khawatir masyarakat juga merasakan,” ujarnya.

Tidak da pilihan tambahan usai penutupan PPDB tahun ini.

“Masyarakat siswa kalau memang 3 pilihan kan gelondor gak dapet mana-mana. Dia boleh memilih lagi di sekolah yang dizonasi terdekatnya untuk bisa mengulang lagi pilihannya. Satu kali, karena di masa pendaftaran soalnya. Jadi rajin-rajin melihat web,” terangnya.

Pihaknya menyarankan apabila siswa berasal dari keluarga mampu bisa sekolah di swasta. Utamanya mereka yang berada di jalur zonasi terdekat.

“Dan harapannya mungkin kalau untuk keluarga yang mampu, teman-teman swasta itu kan juga sama kualitasnya. Kita memfasilitasi semaksimal mungkin. Kalau untuk yang mampu zonasi sekolahnya dekat. Tapi yang mampu dan daripada dia harus melanglah jauh di zonasinya ada sekolah swasta yang bagus tidak masalah,” paparnya.