Sepuluh Ribu Sate Gratis dan Dapoer Tempo Doeloe Meriahkan Solo Indonesia Culinary Festival 2023

oleh
oleh
Sate Ayam
Sate menjadi menu utama dalam perhelatan Solo Indonesia Culinary Festival 2023 di Benteng Vastenburg pada 9-12 Maret 2023 | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Keanekaragaman dan kelezatan kuliner Nusantara kembali hadir lewat Solo Indonesia Culinary Festival 2023. Melestarikan cita rasa kuliner Indonesia yang tersebar dari Sabang hingga Merauke untuk menjaga bukti warisan pusaka.

Solo Indonesia Culinary Festival akan berlangsung pada 9-12 Maret 2023 di Benteng Vastenburg Solo. Kegiatan ini masuk dalam rangkaian peringatan HUT ke 278 Kota Solo.

Ketua Panitia Solo Indonesia Culinary Festival 2023 Daryono menjelaskan, untuk tahun ini, mengangkat tema citarasa kuliner nusantara dengan sub tema menu utama Sate.

“Tema ini kami angkat karena melihat fenomena wisatawan ataupun orang yang berkunjung ke Solo pertanyaan pertama adalah di mana tempat makan sate, tengkleng, gule yang enak. Terlebih lagi, kalau kita lihat, menu Sate di Surakarta ini jumlahnya ratusan. Bahkan jam bukanya tidak sampai lama, hitungannya semua penjual sate hanya butuh waktu beberapa jam untuk menghabiskan dagangannya. Semua penjual sate dagangannya selalu habis dan menjadi jujugan wisata kuliner paling hits,” tutur Daryono pada jumpa pers Solo Indonesia Culinary Festival 2023 di kantor Bakorwil Solo, Kamis (23/2/2023).

Selain Sate Kambing dan Sate Ayam, Daryono menyebut khusus tahun ini kuliner yang menjadi ikon adalah Sate Kere. Karena Sate Kere hanya ada satu-satunya di Kota Solo.

“Sate Kere ini kita angkat, karena yang ada Sate Kere ya hanya di Solo. Kita akan angkat dari potensi bisnis Sate Kere. Yang kalau kita lihat bahan baku sate ini adalah bahan buangan istilahnya. Namun ini menjadi makanan yang tidak hanya citarasa tapi harganya sekarang bisa luar biasa. Bahkan harganya bisa berbanding terbalik dengan nama itu sendiri,” papar Daryono.

Solo Indonesia Culinary Festival 2023 Bagi 10 ribu tusuk Sate

Selama 4 hari penyelenggaraan, Daryono mengungkapkan pada Solo Indonesia Culinary Festival akan membagikan sebanyak 10 ribu tusuk sate.

“Kami berharap event ini bisa mendatangkan wisatawan ke Solo. Setidaknya ada 120 stan yang akan kita gelar di Benteng Vastenburg selama 4 hari. Selain Sate, menu lain yang juga kita angkat adalah Serabi, Selat Solo, Sosis Solo dan makanan lainnya akan kita ekspose. Dan nanti akan ada workshop di Dapoer Tempo Doeloe, pembuatan makanan tradisional, baik itu Solo, jawa maupun Nusantara selama gelaran ini berlangsung,” tandas Daryono.

Sementara itu, kegiatan ini juga untuk mempromosikan potensi-potensi kuliner daerah sebagai daya tarik pariwisata daerah dan nasional.

“Ini menjadi salah satu upaya mendorong kemajuan dan pertumbuhan ekonomi kreatif khususnya sub sektor kuliner. Ajang apresiasi, edukasi, dan promosi potensi kepariwisataan daerah di Indonesia,” jelasnya.

Selama event berlangsung, panitia akan membagikan secara gratis puluhan ribu porsi kuliner-kuliner unggulan legendaris Jawa kepada pengunjung puluhan ribu porsi, seperti Festival Sate Nusantara, Thengkleng, Bakpia, dan Aneka Jenang.