SOLO, MettaNEWS – Wacana Presiden Joko Widodo yang akan menghentikan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ditanggapi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Ganjar mengatakan masih akan mempertimbangkan keputusan untuk mencabut aturan PPKM di Jawa Tengah.
“PPKM ya nanti kita lihat kalau dari libur Natal dan Tahun Baru ini dua minggu setelah itu tidak ada kenaikan signifikan, kita memang harus mempertimbangkan untuk mencabutnya,” terangnya, Sabtu (24/12/2022).
Meski sempat ada peningkatan kasus Covid-19 yang signifikan di Jateng, Ganjar menyebut masalah ini masih bisa ditangani. Terlebih varian virus Corona tidak segenas di tahun-tahun sebelumnya.
“Sampai hari ini ya so so saja, kemarin banyak peningkatan kasus tapi relatif tertangani, variannya rasa-rasanya tidak seganas waktu itu, artinya infeksiusnya kalau kita lihat juga tidak terlalu tinggi,” jelasnya.
Ganjar menyebut kasus kematian akibat Covid-19 disebabkan adanya penyakit komorbid atau penyakit penyerta yang diderita pasien.
“Hanya memang dari beberapa kasus kematian kemarin saya cek di rumah sakit mereka punya kormobid, jadi karena komorbidnya yang cukup akut maka mereka meninggal,” ujar Ganjar.
Untuk itu pihaknya masih akan mengontrol kerumunan agar kasus Covid-19 di Jateng tidak meningkat. Kendati demikian ia akan mencabut aturan PPKM jika dirasa kondisi telah aman.
“Kita tidak boleh lengah, makanya di beberapa keramaian kita kontrol. Kalau sudah baik ya kita cabut,” tukasnya.







