Kesalahan Database, Fase Penambahan Pilihan ke-4 PPDB SMP Solo Kacau

oleh
PPDB
Halamahan PPDB pada anjungan Sididik Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo, Selasa (28/6/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Sistem penambahan pilihan ke-4 PPDB SMPN di Solo untuk jalur zonasi dan prestasi eror pada Senin (27/6/2022) kemarin. Sebelumnya pendaftaran 3 pilihan pertama PPDB SMP khusus kuota luar kota dijadwalkan selesai pada 24 Juni lalu, selanjutnya ditanggal 27 Juni fase pilihan ke-4 untuk kuota dalam kota dimulai.

Panitia PPDB TK, SD dan SMP Dinas Pendidikan Kota Solo, Joko Purwanto mengatakan lantaran adanya kesalahan sistem PPDB membuat 27 SMP Negeri di Solo mengalami pengurangan calon peserta didik baru (PDB) luar kota yang sebelumnya sudah mendaftar dan dinyatakan diterima.

“Sistem membacanya masih ada kuota, yang luar kota dikeluarkan semua termasuk yang prestasi. Sekolah yang sudah penuh muncul pilihan yang masih kurang padahal itu sudah menerima yang luar kota sampai tanggal 24 Juni. Karena muncul jadi dipilih yang kemarin padahal sudah penuh akhirnya over kapasitas akhirnya diulang lagi,” terang Joko saat ditemui MettaNEWS di Kantor Disdik, Selasa (28/6/2022).

Lantaran eror, kuota di 27 SMPN tersebut kembali kosong dan dipenuhi pendaftar dari dalam kota. Akibatnya sejumlah SMP mengalami over kapasitas. Lantaran hal ini terpaksa Dinas  menghentikan sistem PPDB di jam 11.00 WIB.

“Begitu dihitung over kapasitas, jam 11 terpaksa sistem dihentikan. Kalau enggak kacau terus kemarin kita ada rapat pertemuan dengan UNS yang kemarin milih lagi diberitahu hari ini lewat WA atau SMS,” ucap Joko.

Sesuai dengan aturan, kuota pendafataran untuk calon PDB luar kota yang sudah ditutup tanggal 24 Juni lalu tak bisa digeser. Namun akibat adanya salah persepsi dari pengelola sistem

“Salah persepsi, dikira luar kota sampai dengan 24 Juni bisa digeser artinya hanya di daftar tunggu padahal setelah diterima di tanggal 24 ya nggak bisa dan nggak boleh digeser. Kalau belum berkahir masih bisa digeser ke kuota dalam kota,” terangnya.

Lantaran hal ini, diketahui terdapat sejumlah siswa yang memilih tak melanjutkan pendaftaran dan beralih ke sekolah swasta.

“Di luar biasanya ada yang nggak milih lagi niat milih swasta, dari tahun ke tahun sudah seperti itu pasti ada. Arahan Disdik antar pimpinan sampai Wali karena sistem disetujui Wali. Seperti SD kurang kuota, nggak daftar online nanti kalau sudah selesai bisa daftar offline, kalau sudah seperti ini Pak Wali dengan Kepala Dinas mengizinkan ya sudah, SD kuotanya banyak yang kurang.” beber Joko.

Diketahui sebanyak 220 calon peserta didik baru dalam kota terpaksa harus mendaftar ulang di perpanjangan waktu hingga Selasa (28/6/2022) pukul 11.00 WIB. Sempat menimbulkan kepanikan, sebanyak 70 calon PDB mendatangi Disdik Solo sejak pukul 08.00 sampai 16.00 WIB untuk membenahi pendaftaran.

Dikatakan Joko, setelah mendapat pemberitahuan dari pihak panitia lewat WhatsApp maupun SMS, para calon PDB tidak perlu melakukan konfirmasi ke SMP. Namun dapat langsung login akun melalui aplikasi atau anjungan Sididik yang ada di Disdik Solo untuk mendaftar dan memilih sekolah tujuan.

“Nggak konfirmasi ke SMP ketika sudah dapat pemberitahuan langsung bisa memilih dan login dari Disdik,” tukasnya.

Meskipun adanya sistem yang eror, pengumuman keseluruhan tahapan pada jalur prestasi, zonasi dan perpindahan tugas orang tua tetap dilaksanakan pada 1 Juli mendatang.