MEJA kerja yang berantakan bagi sebagian orang merupakan hal yang mengganggu. Bagaimana tidak, pemandangan tumpukan kertas ataupun amplop yang berserakan di atas meja belum lagi ditambah barang-barang lain yang semrawut membuat pemandangan tak mengenakan bagi partner kerja kantoran. Pemilik meja tipe ini pun akan dicap sebagai orang pemalas yang tak mau merapikan meja kerja. Lantas partner kerja yang lain pun dibuat repot memikirkan bagaimana bisa bekerja dalam situasi semacam ini.
Tapi jangan salah, sederet fakta meja kerja berantakan justru pertanda sang pemilik adalah orang yang kreatif dan jenius mampu membuat Anda berkernyit. Kok bisa ya? Yuk simak ulasan yang telah MettaNEWS rangkum dari berbagai sumber di bawah ini.
Peniliti Sebut Orang Jenius dan Kreatif Lahir dari Meja Kerja Berantakan
Sebuah penelitian yang dilakukan para peneliti di Universitas Minnesota, Amerika Serikat, menemukan bahwa orang-orang yang jenius dan kreatif menyukai ruang kerja yang berantakan.
Penemuan ini didapatkan setelah para peneliti menguji seberapa baik peserta dapat mengemukakan gagasan baru saat bekerja di area kerja yang rapi dan juga berantakan. Terungkap bahwa di ruang kerja yang berantakan, peserta menghasilkan jumlah gagasan yang sama dengan rekan mereka di ruang kerja yang rapi, bahkan gagasan mereka dianggap jauh lebih menarik dan juga kreatif.
Selanjutnya, studi tersebut juga menemukan karyawan yang meja kerjanya berantakan lebih rentan terhadap pengambilan risiko, sementara karyawan yang meja kerjanya lebih bersih cenderung mengikuti peraturan yang ketat dan enggan mencoba hal baru. Nah dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemilik meja berantakan dapat bekerja dalam situasi maupun kondisi yang tak baik sekalipun. Malah pekerja tipikal ini disebut sebagai penggagas ide fresh loh.
Bahkan sejumlah peneliti yang melahirkan inovasi dan karya luar biasanya yang hingga kini bermanfaat bagi dunia juga memiliki meja kerja berantakan. Lihat saja Albert Einstein, Thomas Edison, dan bahkan Steve Jobs tak pernah memiliki meja kerja yang rapi. Tentu saja karena banyak project yang dikerjakan membuatnya repot apabila harus merapikan setiap kebutuhan project. Sehingga secara historis, tak mengherankan jika para jenius selalu digambarkan dengan suasana meja kerja yang tidak terawat.
Albert Einstein pemilik skor IQ 160-190 dan role model dalam urusan kejeniusan pernah berkata seperti ini. “Jika meja yang berantakan adalah tanda pikiran yang berantakan, maka sebuah meja kosong merupakan tanda dari apa?,”
Bikin Mampet Kreativitas, CEO Facebook Steve Jobs Nggak Bisa Kerja di Meja Rapi
Jika Albert Einstein, Thomas Edison maupun Steve Jobs terlalu tak relevan di masa kini, Anda bisa melihat figur terkenal kreatif di dunia yang mejanya berantakan juga ni. Yap, Steve Jobs si penemu produk Apple atau Mark Zuckerberg yang juga CEO Facebook mejanya berantakan abis!
Pasalnya meja rapi justru bikin kreatifitas mampet. Kantor yang terlalu rapi juga akan mematikan ide-ide karyawannya. Jangan batasi karyawan dengan memaksanya untuk selalu rapi. Nggak melulu rapi mencerminkan profesionalisme.
Sementara orang yang sudah terbiasa berada di lingkungan yang tidak terlalu rapi, akan merasa stres jika dipaksa untuk terus menerus menjaga mejanya agar tetap rapi. Namun hal ini juga bergantu pada setiap kebiasaan orang ya, bagi penganut meja rapi meja berantakan menimbulkan kesulitan konsentrasi, sering sakit, atau kehilangan dokumen penting akibat tertumpuk oleh barang-barang lain.
Meskipun begitu meja rapi atau tidak tentu tergantung pada kebiasaan setiap orang ya, jadi jangan khawatir jika tak bisa kreatif hanya karena mejanya berantakan atau jangan takut stres saat bekerja di meja yang rapi. So enjoy your day!








