SOLO, MettaNEWS – Pastikan Ibadah Natal berjalan lancar, Anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana mengunjungi beberapa gereja di Surakarta. Selain memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah Natal, kunjungan Eva ini juga sebagai sarana silaturahmi mempererat persaudaraan.
Dalam kunjungannya ke Gereja Kristen Jawa (GKJ) Danukusuman di Jalan Dewi Sartika No. 38 Serengan Solo, Kamis (22/12/2022), Eva Yuliana mengajak semua pihak untuk nyengkuyung (mendukung) kelancaran perayaan Natal.
“Mulai dari kemarin menjelang natal sudah menjadi rutinitas saya dan waktu tepat bagi saya untuk bersilaturahmi dengan para tokoh agama, khususnya bapak pendeta, romo, dan jemaat gereja yang merayakan natal. Silaturahmi ini mempererat persaudaraan. Ini hari keagamaan yang dirayakan oleh saudara kita umat Kristen dan Katolik. Ini kita sengkuyung bareng, artinya ini adalah hari besar yang patut kita semua mendukung saudara kita yang akan beribadah,” pesan Eva dalam sambutannya.

Eva juga mengingatkan agar semua pihak terus menjaga nuansa harmonisasi dalam kehidupan umat beragama.
“Nuansa seperti ini saya berharap tidak berhenti hanya pada saat natal. Namun pada saat yang lain kita juga saling memperkuat. Dan ini pas sekali dengan tema natal pada tahun ini adalah Cinta Kasih Kristus Membawa Persaudaraan. Itulah yang memang kita butuhkan saat ini meningkatkan persaudaraan antara kita semua,” tegas Eva.
Hadir di tengah hujan deras, Eva Yuliana disambut oleh Pendeta Uri Christian Sakti Labekti S.Si. M.Sn, segenap jajaran Majelis dan jemaat GKJ Danukusuman.
“Lebih dari itu, GKJ Danukusuman ini saya merasa ini adalah rumah saya. Hingga tadi saya nyuwun pada Pendeta Uri untuk bisa nunut salat di sini. Mungkin kalau pas saya lewat atau berkegiatan di sini butuh untuk segera salat bolehkan saya salat di sini. Dan Pak Pendeta dengan seluruh jemaat di sini menjawab boleh dan akan siapkan secara khusus juga sajadah dan mukena. Ini juga untuk saudara-saudara kita yang barangkali sudah waktunya salat bisa ke sini,” papar Eva.

Anggota DRP RI dari fraksi Partai NasDem ini menyebut sikap pluralisme dan toleransi seluruh jemaat GKJ Danukusuman sangat tinggi dan bisa menjadi contoh tempat ibadah lain.
“Harmoni-harmoni seperti ini yang kita harapkan. GKJ Danukusuman juga membuka diri seperti saat Haul Habib kemarin, Danukusuman digunakan untuk tamu-tamu, dan pintunya dengan terbuka menerima, juga mempersilahkan kamar mandinya dipakai. Tidak hanya sekedar itu misalkan membutuhkan minum atau makan seadanya juga disediakan. Harmoni seperti inilah yang kita butuhkan untuk memperkuat bangsa kita. Karena bangsa kita didirikan dengan keberagaman,” tandasnya.
Selain silaturahmi Eva juga membagikan sembako bagi masyarakat di sekitar GKJ Danukusuman.
“Saya meniatkan diri bukan hanya dari saya namun dari saya dan seluruh saudara-saudara saya di Danukusuman. Jadi dalam momen natal ini, bersama gereja ini saya ingin berbagi kebahagiaan dengan orang sekitar di sini. Nilai kemanfaatan inilah kita gaungkan terus menerus,” ujarnya.

Sementara itu, Pendeta Uri menambahkan konsep pembangunan Gereja Danukusuman untuk menjadi bagian masyarakat tidak hanya bagi Solo tapi juga menjadi bagian dari dunia ini untuk pemulihan seluruh ciptaan yang sudah rusak dalam relasinya dengan Tuhan, alam dan sesama.
“Maka panggilan kehidupan beragama memulihkan relasi itu. Kita juga memikirkan kegiatan-kegiatan bagaimana gereja ini bisa lebih bermanfaat untuk sesama entah dengan kegiatan sosial atau membuka pintu untuk mendukung kegiatan di luar gereja kami siap,” pungkas Pendeta Uri.










