Wawali Astrid Widayani Pimpin Apel Awal Tahun, Tekankan Refleksi Kinerja dan Penguatan Kolaborasi OPD

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani memimpin Apel Awal Tahun Pemerintah Kota Surakarta yang digelar di halaman Balai Kota Surakarta, Senin (5/1/2026). Apel tersebut diikuti Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Lurah, serta ASN dan CASN di lingkungan Pemkot Surakarta.

Dalam arahannya, Astrid menyampaikan bahwa awal tahun merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi atas kinerja selama satu tahun terakhir. Menurutnya, capaian maupun kekurangan yang telah dilalui harus dijadikan bahan evaluasi agar kinerja pemerintahan ke depan dapat berjalan lebih baik.

“Tahun baru adalah momen refleksi. Apa yang sudah kita kerjakan satu tahun ke belakang harus menjadi bahan evaluasi, sekaligus pijakan untuk melangkah lebih baik di tahun ini,” kata Astrid.

Ia menegaskan bahwa evaluasi harus dilakukan secara objektif terhadap berbagai capaian dan tantangan yang dihadapi, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Selain itu, Astrid menekankan pentingnya penguatan koordinasi dan kolaborasi antar OPD. Menurutnya, keberhasilan program pembangunan daerah tidak dapat dicapai jika masing-masing OPD berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus dilandasi semangat gotong royong dan kerja bersama.

“Koordinasi antar OPD harus terus diperkuat. Tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi dan semangat gotong royong menjadi kunci untuk menyukseskan Asta Cita Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” tegasnya.

Astrid juga mengingatkan bahwa tahun 2026 merupakan tahun utuh bagi Pemerintah Kota Surakarta dalam mengimplementasikan visi dan misi kepemimpinan, yakni mewujudkan Kota Surakarta yang maju, berdaya saing, berkelanjutan, dan berkeadilan, dengan pelayanan publik yang humanis serta pembangunan yang inklusif. Seluruh jajaran diminta menyelaraskan program dan kegiatan dengan Asta Cita Wali Kota dan Wakil Wali Kota sebagai arah pembangunan daerah.

“Tahun 2026 adalah tahun utuh untuk mengimplementasikan visi dan misi Pemerintah Kota Surakarta. Seluruh program harus sejalan dengan Asta Cita Wali Kota dan Wakil Wali Kota, dengan semangat kolaborasi, gotong royong, dan pelayanan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Astrid juga menegaskan bahwa peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kota Surakarta pada tahun 2026. Upaya tersebut akan ditempuh melalui optimalisasi pajak dan retribusi daerah, penguatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, serta peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis digital.

“Peningkatan PAD menjadi fokus penting di tahun 2026. Ini membutuhkan strategi yang terintegrasi dan inovatif, serta dukungan kinerja seluruh OPD agar pembangunan daerah dapat berjalan berkelanjutan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Astrid.