SOLO, MettaNEWS — Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek 2577 yang digelar Majelis Agama Konghucu Indonesia (MAKIN) Kota Solo bersama Yayasan Tripusaka Indonesia di Wisma Boga Solo Baru, Senin (2/3/2026).
Kedatangan Astrid disambut atraksi barongsai yang meriah. Dentuman tambur dan gerak lincah barongsai mengiringi langkahnya memasuki lokasi acara, disambut hangat keluarga besar umat Konghucu serta para tamu undangan.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua MAKIN Kota Solo Henry Susanto, Ketua FKUB Kota Surakarta Mashuri, Kepala Kementerian Agama Kota Surakarta Ahmad Ulin Nur Hafsun, serta Ketua Panitia Cynthia Rosaline.
Dalam sambutannya, Astrid menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota Surakarta terhadap keluarga besar umat Konghucu yang merayakan Imlek.
“Perayaan ini menunjukkan bahwa Solo adalah kota yang penuh toleransi dan kekeluargaan. Kita bisa melihat komitmen kuat Kota Solo sebagai kota inklusif, di mana seluruh warga dapat merayakan tradisinya dengan aman dan nyaman,” tegas Astrid.
Ia menyampaikan, rangkaian perayaan Imlek di Solo tahun ini berlangsung cukup panjang, mulai dari Grebeg Sudiro hingga berbagai agenda budaya lainnya. Bahkan, Solo menjadi satu dari delapan kota di Indonesia yang diundang dalam perayaan Imlek nasional 2026.
Penetapan tersebut diumumkan dalam peluncuran Festival Imlek Harmoni Nusantara 2026 tingkat nasional di Jakarta pada awal Februari lalu. Dalam kesempatan itu, Solo mendapat kehormatan untuk menampilkan kesenian daerah sebagai representasi harmoni budaya.
“Kami bangga Solo dipercaya mewakili dan tampil di tingkat nasional. Ini bukan hanya soal perayaan, tetapi tentang bagaimana Solo terus menjaga harmoni dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan,” kata Astrid.
Menurutnya, perayaan lintas budaya seperti Imlek menjadi bukti bahwa Solo tidak hanya dikenal sebagai kota budaya, tetapi juga sebagai kota yang mampu merawat keberagaman dalam suasana persaudaraan dan kebersamaan.







