Umat Khonghucu di Solo Peringati Hari Lahir Nabi Khongcu ke 2575

oleh
oleh
MAKIN) Surakarta menggelar peringatan hari lahir Nabi Khongcu di Lithang Gerbang Kebajikan, Jagalan Solo | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Surakarta menggelar peringatan hari lahir Nabi Khongcu di Lithang Gerbang Kebajikan tempat ibadah umat Konghucu di Jln. Drs. Yap Tjwan Bing, Jagalan Solo. Ratusan umat Konghucu merayakan hari lahir Nabi Khongcu (Ci Seng Tan) untuk tahun ini adalah yang ke 2575. Tahun ini dihitung dari tahun kelahiran Nabi yaitu 551 SM ditambah tahun 2024.

Upacara dipimpin oleh WS Adjie Candra, diawali dengan dilaksanakan kirab prosesi. Kirab ini melibatkan para remaja atau siswa yang bertugas membawa sesajian untuk diletakkan di altar Nabi Khongcu, dilaksanakan pada Sabtu 28 September 2024 sekitar jam 22.00 WIB sampai tengah malam. Dengan berjalan membawa sesajian mengitari area Lithang yaitu dimulai dari gedung belakang Lithang, Jln. Drs. Yap Tjwan Bing, Jln. Ir. Juanda-Jin. Mertolulutan dan masuk ke Lithang melalui gerbang depan.

“Ketika ada kebijakan pemerintah yang melarang berbagai kegiatan dari agama Khonghucu maka banyak murid dan umat yang berpindah ke agama lain, sehingga Ci Seng Tan tidak semeriah dulu. Perlu diketahui Ci Seng Tan dulu oleh Presiden Soekarno (sekitar tahun 1946) pernah dijadikan sebagai hari libur nasional (tanggal merah) juga Tahun baru Imlek, Ching Bing (5 April) dan hari wafat Nabi Khongcu sebagai penghormatan pada umat Khonghucu,” beber WS Adjie.

Bagi umat yang masih setia, WS Adjie mengatakan Ci Seng Tan adalah hari suci yang wajib dirayakan untuk meneladani kehidupan Nabi Khongcu, Nabi sang penuntun dan penyedar hidup rohani, Nabi yang sangat luar biasa.

“Bisa kita baca dari kisah kelahiran beliau maupun kisah kehidupan beliau. Andaikan saat itu sudah ada kampus atau perkuliahan maka menurut saya Nabi Khongcu bisa bergelar S4. Bahkan lebih karena beliau pernah menjabat sebagai Menteri Pertanian, Peternakan, Kehakiman bahkan perdana menteri,” ungkap Adjie Chandra.

WS Adjie mengatakan saat ini di makam dan istana kediaman Ci Seng Tan di Qufu (daerah Shandong), selalu ramai dikunjungi oleh peziarah dari berbagai negara.

“Bahkan sebagai penghormatan untuk beliau, dipenjuru kota Qufu misalnya Stasiun, Restorant, Supermarket dan lainnya kita bisa melihat ada arca Nabi Khongcu, di bukit Nisan (tempat ibunda beliau bersembahyang) ada patung Nabi Khongcu setinggi 72 meter,” kata WS Adjie.

Setelah kirab, peringatan berlanjut pada hari Minggu 29 September 2024 dengan kebaktian umum pada jam 09.00 WIB. Perayaan Harlah Nabi diadakan ramah tamah yang dimeriahkan dengan pertunjukan liong dan barongsai yang dihadiri oleh FKUB, dan utusan Klenteng di Solo.