SOLO, MettaNEWS – Pemerintah Kota Surakarta terus memperkuat langkah mewujudkan Solo sebagai Center of Knowledge melalui penguatan literasi generasi muda. Komitmen tersebut kembali ditegaskan Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, saat mengunjungi Perpustakaan Sakala Sastra Bank Indonesia (BI) Solo, Rabu (7/1/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Surakarta dalam mendorong budaya gemar membaca di tengah masyarakat, sekaligus bentuk apresiasi kepada mitra yang telah menghadirkan fasilitas literasi yang terbuka dan mudah diakses publik.
Perpustakaan Sakala Sastra BI Solo dikenal memiliki koleksi buku yang beragam, ruang baca yang nyaman, serta fasilitas pendukung yang lengkap dan ramah bagi pengunjung dari berbagai kalangan.
“Pemkot Surakarta berkomitmen mewujudkan Kota Solo sebagai Center of Knowledge dengan meningkatkan literasi generasi muda. Kami sangat mengapresiasi mitra Pemkot seperti Bank Indonesia yang menghadirkan perpustakaan untuk masyarakat umum dengan fasilitas yang lengkap dan nyaman,” papar Astrid.
Menurutnya, keberadaan Perpustakaan Sakala Sastra BI Solo semakin memperkuat ekosistem literasi di Kota Bengawan. Astrid menilai, saat ini akses membaca semakin luas dan tidak hanya bertumpu pada perpustakaan milik pemerintah.
“Sekarang pojok baca bisa diakses di mana pun. Tidak hanya dari perpustakaan pemerintah, tetapi juga dari mitra seperti Bank Indonesia, Monumen Pers Nasional, hingga pojok baca di pusat perbelanjaan. Bahkan Dispersip juga menghadirkan perpustakaan keliling,” jelasnya.
Astrid pun mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memanfaatkan berbagai fasilitas literasi yang tersedia dan terus menumbuhkan budaya gemar membaca. Menurutnya, literasi merupakan fondasi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, kreatif, dan berdaya saing.
“Dengan akses yang semakin luas, tidak ada alasan untuk tidak membaca. Mari manfaatkan fasilitas yang ada untuk memperkaya pengetahuan dan memperluas wawasan,” pesannya.
Sebelumnya, Pemkot Surakarta melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) telah menjalin kolaborasi dengan Monumen Pers Nasional Solo dalam menghadirkan perpustakaan dan ruang baca bagi masyarakat. Selain itu, Pemkot juga bekerja sama dengan Neo Solo Grand Mall dengan menyediakan mobil perpustakaan keliling dari Dispersip untuk menjangkau pengunjung pusat perbelanjaan.
Rangkaian kunjungan dan kolaborasi ini menjadi bukti keseriusan Pemkot Surakarta dalam membangun budaya literasi yang inklusif dan berkelanjutan. Ke depan, Pemkot berharap semakin banyak mitra yang terlibat dalam penguatan literasi, sehingga cita-cita Solo sebagai Center of Knowledge dapat terwujud dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.








