SOLO, MettaNEWS – Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, mengunjungi SMA Negeri 4 Surakarta, Rabu (6/1/2026), untuk memberikan motivasi sekaligus apresiasi kepada Maria Margaretha Mayfa Zee Saptono, siswi berprestasi yang berhasil meraih Medali Emas pada ajang Indonesia Young Scientist & Investor Award (InYSIA) 2025 tingkat nasional.
Ajang bergengsi tersebut digelar di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM). Mayfa meraih penghargaan tertinggi melalui karya inovatif berjudul “Bed Closet Semi Otomatis untuk Pasien Stroke dalam Melakukan Aktivitas BAB”.
Inovasi tersebut berupa tempat tidur medis yang terintegrasi dengan kloset dan dilengkapi mekanisme semi otomatis. Alat ini dirancang untuk membantu pasien stroke maupun pasien dengan keterbatasan mobilitas agar dapat buang air besar tanpa harus berpindah tempat tidur, sehingga meningkatkan keselamatan pasien sekaligus mengurangi beban tenaga perawat.
Dalam kunjungannya, Astrid Widayani menyampaikan rasa bangga atas capaian luar biasa yang diraih Mayfa. Ia menilai prestasi tersebut menjadi bukti nyata potensi besar generasi muda Surakarta di bidang inovasi dan teknologi.
“Saya sangat bangga dan akan selalu memperhatikan potensi talenta muda di berbagai bidang. Salah satunya adalah siswi SMA Negeri 4 Surakarta yang mampu berprestasi hingga tingkat internasional di bidang engineering teknologi. Ini luar biasa,” ujar Astrid.
Menurut Astrid, inovasi yang dihasilkan Mayfa memiliki keunikan dan manfaat yang luas karena dapat diterapkan secara global. Ia menilai karya tersebut bukan hanya sekadar ide, melainkan solusi nyata atas permasalahan kesehatan.
“Uniknya, yang diciptakan adalah inovasi yang bisa diterapkan di seluruh dunia, bagaimana penyediaan kasur otomatis yang dikhususkan untuk penderita stroke atau pasien lain dengan keterbatasan mobilitas. Ini bukan sekadar ide, tetapi solusi nyata,” tambahnya.
Lebih lanjut, Astrid berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya serta mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya. Inovasi ini juga diharapkan bisa dikembangkan lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Dan ini sudah terbukti dengan raihan medali emas,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Astrid juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Surakarta untuk terus mendukung dan memfasilitasi talenta muda dari berbagai latar belakang sekolah.
“Dari sekolah manapun, jika ada siswanya yang memiliki talenta harus didukung. Ini sejalan dengan visi Solo Mendunia, dan generasi muda inilah yang menjadi motor penggerak kami. Pemerintah akan selalu memfasilitasi inovasi-inovasi anak muda,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 4 Surakarta, Dra. Harmini, M.Si., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas prestasi yang diraih Mayfa. Menurutnya, karya inovatif tersebut menunjukkan bahwa ide besar dan solusi nyata dapat lahir dari kepedulian, ketekunan, serta empati siswa terhadap persoalan di sekitarnya. Pihak sekolah berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan dukungan bagi siswa-siswi berprestasi agar mampu berkembang ke tingkat yang lebih tinggi.
Keberhasilan Mayfa tidak berhenti di tingkat nasional. Atas capaian tersebut, ia direkomendasikan untuk mewakili Indonesia dalam sejumlah ajang internasional pada tahun 2026, antara lain AISEEF 2026 di Semarang, IEYI International 2026, serta Malaysia Technology Expo (MTE). Prestasi ini sekaligus mengukuhkan posisi Kota Surakarta sebagai daerah yang melahirkan generasi muda inovatif dan berdaya saing global.








