Walikota Gibran Minta Operator Bongkar Jembatan Sasak Jika Jembatan Mojo Selesai Dipugar

oleh
Kepolisian tinjauan jembatan sasak di mojolaban Sukoharjo (22/9/22) | Doc : Polsek Mojolaban

SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka tidak merekomendasikan jembatan sasak untuk dilewati. Terkini banyak masyarakat yang memilih menggunakan jembatan sesek sebagai rute alternatif saat Jembatan Jurug A dan B serta Jembatan Mojo ditutup.

Hal tersebut lantaran jembatan yang terbuat dari bambu itu terbilang kurang safety dan berbahaya. Gibran mengingatkan setelah jembatan Mojo selesai dibangun, jembatan sasak harus dibongkar.

“Ya sebenarnya saya tidak merekomendasikan adaanya jembatan sesek itu. Sing penting jembatan e wes dadi segera di bongkar lagi ya. Bahaya, safety-nya kita enggak pernah tahu,” katanya kepada awak media, Kamis (29/9/2022).

Gibran mengimbau agar masyarakat yang melewati jembatan sasak tidak sampai over kapasitas lantaran bahaya.  Untuk itu ia terus memantau dan bekerjasama dengan SAR dan BPBD untuk pangawasan.

“Kita lakukan pengawasan pasti tim SAR pasti BPBD pasti kita  stanby-kan di situ. Sing penting aja over kapasitas, antisipasi pas hujan pas airnya naik,” lanjutnya.

Jembatan sasak ini tidak dilewati secara cuma-cuma. Masyarakat harus membayar Rp 2.000 untuk sekali jalan. Hal ini tentunya berdampak pada banyaknya pendapatan masyarakat. Namun terkait hal ini Gibran enggan berkomentar banyak.

“Saya nggak tahu masalah pendapatan. Berapa to perharinya? Sekali lewat Rp 2 ribu ya lumayan, yaudah, itu kan yang lewat nggak pengin muter. Nanti nek jembatan wes dadi dibongkar itu, dibongkar sendiri,” pungkasnya.

Sejak ditutupnya dua jembatan utama penghubung antar daerah yakni Jembatan Jurug B dan Jembatan Mojo masyarakat lebih memilih jembatan alternatif Jembatan sesek untuk dilintasi.

Ada dua jembatan sasak yang menghubungkan Solo dengan Desa Gadingan, Mojolaban, Sukoharjo yakni jembatan sasak di Kampung Beton, Kelurahan Sewu dan di Sangkrah Ngepung, Semanggi, Pasar Kliwon Solo.

Saat ini jembatan sesek Ngepung telah rusak akibat hujan deras yang terjadi pada Kamis (29/9/) malam. Padahal rencananya jembatan ini akan dioperasikan hari ini Jumat (30/9).