Unik, DLH Solo Gerebeg Sampah di CFD Bareng Belasan Cosplayer

oleh
DLH Kota Solo gandeng Cosplayer gerebeg sampah di CFD, Minggu (14/8/2022) | Metta NEWS / Adinda

SOLO, MettaNEWS – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo mempunyai cara tersendiri untuk mengkampanyekan masyarakat sadar lingkungan. Salah satunya dengan gerebeg sampah di Car Free Day Solo, Minggu (14/8/2022). Menariknya, dalam melakukan gerebeg sampah, DLH mengajak belasan cosplayer dari Japan Holic Soloraya untuk memberikan edukasi lingkungan. Kegiatan ini mampu menyedot perhatian masyarakat dari berbagai kalangan.

Artaty Mulatsih, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (B3) DLH mengatakan kegiatan gerebeg sampah bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif dalam penanganan sampah.

“Berkolaborasi dengan seluruh kompenen masyarakat supaya Kota Solo tetap terjaga kebersihan lingkungannya sehingga kota ini lebih berseri,” kata Artaty kepada MettaNEWS di depan Loji Gandrung.

Pihaknya menilai keterlibatan para cosplayer, Duta Lingkungan Hidup Putra Putri Solo 2022 mampu menjadikan kegiatan edukasi lebih mudah ditanamkan ke anak-anak.

“Cosplayer itu gunanya untuk memberikan edukasi supaya anak-anak tertarik, edukasi lingkungan bagaimana memperlakukan sampah tanaman menghemat energi. Sasarannya anak-anak tertanamnya lebih lama dari pada yang sudah dewasa, diharapkan anak-anak ini di rumah menjadi Duta Lingkungan Hidup bagi keluarganya,” kata Artaty.

Dalam kegiatan itu, 16 sekolah calon adiwiyata nampak membawa papan yang bertema lingkungan hidup. Cara ini diharapkan dapat lebih efektif untik membangkitkan perhatian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.

“Kita belum melihat secara mendalam tapi kita lihat dari kegiatan ini tadi Alhamdulillah antusiasme masyarakat cukup bagus terutama kita juga melibatkan anak-anak sekolah mereka cukup tertarik merasa senang mengikuti kegiatan ini secara sukarela, ada bekas berkesannya,” terangnya.

Tak berhenti di sini, DLH berencana menggandeng lebih banyak lapisan masyarakt untuk memberikan sosialisasi pentingnya menjaga lingkungan.

“Tentunya kita akan menggandeng sebanyak-banyaknya siapapun yang potensial kita libatkan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat dalam bentuk apapun tidak harus berbicara kami akan berusaha untuk terus melibatkan mereka,” tambahnya.

Acara dimulai sekitar pukul 06.30 WIB dengan simbolis pembukaan taman edukasi lingkungan di Jalan Slamet Riyadi Solo.

“Kalau kita lihat di sepanjang Jalan Slamet Riyadi ini sama sekali belum ada peringatan menjaga lingkungan misalnya tidak boleh membuang sampah sembarangan, merusak tanaman, bukan papan larangan tapi kami ajak sebagai arah pendekatan lebih edukatif,” tukasnya.

Salah satu cosplayer, Tacik berharap melalui keikutsertaanya dalam kampanye lingkungan hidup diharapkan mampu menanamkan sifat disiplin di dalam diri anak-anak.

“Kita bantu adek-adek untuk lebih tahu gimana caranya biar mereka bisa lebih peka dengan lingkungan sekitar. Kegiatan sederhana seperti buang sampah yang benar, menjadi edukasi kita kali ini,” pungkas Tacik.